oleh

Pengamat: Kader Muda Lebih Berpeluang Pimpin Partai Demokrat Jatim

Surabaya, Jurnal Jatim – Pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Dr. Agus Mahfudz Fauzi menilai kader muda lebih berpeluang memimpin Partai Demokrat Jawa Timur untuk periode 2021-2026.

“Figur yang berpeluang memimpin Demokrat Jatim nanti adalah kader muda dan yang berani serta tidak malu-malu membawa nama besar partai,” ujarnya, Jumat (29/1/2021).

Menurut dia, Partai Demokrat Jatim sekarang membutuhkan energi besar untuk mengembalikan kejayaan seperti Pemilu 2009.

Mantan anggota KPU Jatim itu menyarankan sebaiknya pada proses pemilihan nanti, ada beberapa figur yang berani mencalonkan atau tidak tunggal seperti beberapa partai politik lain.

Sehingga, kata dia, DPC-DPC mempunyai beberapa pilihan alternatif untuk menunjukkan kepada publik sebagai partai yang menjunjung tinggi demokrasi.

“Sosok yang berani menampilkan diri ke publik dengan Demokratnya, pekerja keras dan yang belum mempunyai catatan negatif di dunia politik, saya kira layak untuk diberikan mandat dalam musda mendatang,” kata dosen yang juga Direktur Lembaga Survey Bangun Indonesia tersebut.

Muncul Lima Kandidat

DPD Partai Demokrat Jatim akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI pada 12 Februari 2021 untuk memilih ketua dan pengurus baru di Jawa Timur.

Saat ini muncul lima nama kandidat dari kader yang berpeluang maju untuk menggantikan Soekarwo sebagai orang nomor satu di Demokrat Jatim secara definitif.

Kelima nama itu yakni Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim yang kini juga menjabat Plt (Pelaksana Tugas) Ketua DPD Partai Demokrat Jatim.

Agus Dono Wibawanto, anggota DPRD Jatim; Ahmad Iskandar, Wakil Ketua DPRD Jatim; Sri Subiati, Bendahara dan Ketua F-PD DPRD Jatim serta Bayu Airlangga, Sekretaris DPD PD JatimĀ  Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim.

Soekarwo, mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim lantaran diangkat menjadi Komisaris Utama salah satu BUMN pada 2018.

Kursi Ketua DPD Partai Demokrat dijabat oleh Renville Antonio sebagai pelaksana tugas ketua. Namun, setelah Renville dipercaya sebagai bendahara umum DPP Demokrat, posisi pelaksana tugas ketua dijabat Emil Dardak yang sekarang juga menjabat Wakil Gubernur Jatim. (*/antara)

 

Editor: Hafid