Nganjuk, Jurnal Jatim – Kasus COVID-19 di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur jumlahnya terus melonjak. Bahkan, pada Jumat 15 Januari 2021, terdapat penambahan 230 orang positif COVID-19.
Tambahan kasus COVID-19 di hari itu mengejutkan semua pihak. Terutama pemerintah setempat yang selama ini terus berupaya menekan penyebaran virus corona.
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, dr Hendriyanto mengatakan bertambahnya ratusan kasus COVUD-19 dalam sehari diketahui dari scaning dan tracing dari layanan swab test disejumlah Puskesmas di Nganjuk.
“Saat itu hasilnya keluar bersama-sama dan diketahui ada penambahan 230 orang terkonfirmasi positif,” katanya, Sabtu (16/1/2021).
Kemudian, tim gugus tugas COVID-19 melakukan tracing untuk mengetahui penyebab melonjaknya kasus tersebut.
“Penambahan pasien itu berasal dari klaster perjalanan, klaster keluarga, klaster kerumunan dan klaster tenaga kesehatan,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk itu menyebut, rata-rata pasien yang terkonfirmasi positif masuk dalam usia produktif
Berdasar laporan data kasus COVID-19 di Kabupaten Nganjuk per 15 Januari 2021, suspek 894 orang, probable 26 orang, kontak erat 7.589 orang dan terkonfirmasi positif 1.642 kasus.
Hendri mengatakan, hingga saat ini pemerintah setempat terus berupaya menekan penyebaran virus corona di Nganjuk serta memberikan perawatan kepada pasien COVID-19
Upaya tersebut di antaranya menambah rumah sakit darurat. Selain RS darurat Mpu Sendok, juga di Kantor Balai Diklat Pertanian BLPP Balonggebang dan Hotel Wisata Karya Sanggrahan.
“Kami imbau masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” imbaunya.
Editor: Azriel