oleh

RSUD Jombang Penuh Karena Zona Merah, Belasan Pasien di Ruang Transit

Jombang, Jurnal Jatim – Kabupaten Jombang saat ini masuk dalam daftar kawasan zona merah COVID-19 di Jawa timur lantaran jumlah kasus positif terus melonjak, sementara kesembuhan sangat sedikit.

Rumah sakit rujukan pasien COVID-19 saat ini juga mengalami over kapasitas. Di antaranya ruang rawat pasien COVID-19 di RSUD Jombang juga penuh. Bahkan, ada belasan pasien masih menempati ruang transit.

Direktur RSUD Kabupaten Jombang, dr Puji Umbaran menyampaikan, hingga saat ini kondisi pasien COVID-19 di RSUD Jombang penuh. Bahkan masih ada 13 pasien belum bisa digeser (dipindah) ke ruang isolasi.

“Ke 13 pasien tersebut masih menempati ruang isolasi IGD RSUD Jombang (isolasi transit),” kata Pudji Umbaran kepada Jurnaljatim.com, Rabu (2/12/2020).

Mengantisipasi bertambahnya pasien COVID-19, pihaknya akan melakukan penambahan ruang. Keputusan itu setelah ia melakukan diskusi dengan tim-nya.

“Kemarin sudah kita diskusikan dengan tim, diputuskan untuk penambahan lokal ruang isolasi dengan penataan tenaga-nya juga. Mohon doanya mas,” lanjutnya.

Terpisah, Direktur RSUD Ploso, Jombang, Achmad Iskandar mengungkapkan kapasitas ruang perawatan pasien COVID-19 di tempatnya saat ini sudah terisi 90 persen.

Sama halnya dengan Pudji Umbaran, jika pasien COVID-19 terus bertambah, maka pihak RSUD Ploso juga akan menambah ruang perawatan untuk pasien corona.

“Kira-kira sudah terisi sekitar 90 persen. Kapasitas 31 bed yang jika terpaksa dapat ditingkatkan menjadi 36 bed,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Satgas kuratif COVID-19 Provinsi Jawa Timur menyatakan empat daerah di Jatim kembali berstatus zona merah atau berisiko tinggi terhadap penularan COVID-19.

Salah satu daerah yang kembali menyandang status zona merah adalah Kabupaten Jombang. Stempel status zona merah itu diumumkan pada Senin (1/12/2020) kemarin.

Pada hari itu, data kasus COVID-19 di situs dinas kesehatan Kabupaten Jombang sebanyak 1.586 kasus. Jumlah itu naik 41 kasus dibanding sebelumnya pada hari Minggu 29 November 2020 tercatat 1545 kasus.

“Terkonfirmasi positif jumlah banyak tidak sebanding dengan yang sembuh sedikit, sehingga itu kategori zona merah,” kata Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno.

Budi mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Yakni selalu memakai masker saat di luar rumah, mencuci tangan serta menjaga jarak.

“Selalu kita imbau dan ingatkan pada masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan. Karena itu untuk mencegah penularan virus corona,” katanya.