Berbekal Hand Sanitizer Untuk Cegah Corona, DPRD Jombang Kunker ke Bali

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Sejumlah anggota telah berangkat untuk melakukan (Kunker) ke tempat yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi yang didapat, anggota Komisi B melakukan Kunjungan ke Tasikmalaya, Jawa barat, dan komisi C kunjungan ke Bali.

Mereka berangkat secara bersamaan pada Senin (16/3/2020) kemarin. Tidak ada bekal khusus yang mereka bawa, hanya Hand Sanitizer dan yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Padahal, pemerintah pusat sudah meminta masyarakat untuk lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah. Hal itu, untuk mengindari penyebaran virus corona atau yang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Namun, itu tidak menghalangi aktivitas para wakil rakyat melaksanakan rencana kerja (Renja) tahunan.

“Aktifitas tetap berjalan. (DPRD) masih berlanjut melakukan kunker ke luar daerah. “Kunker dilaksanakan selama 4 hari tiga malam,” kata Sekretaris DPRD Jombang Pinto Windarto, dihubungi wartawan.

Masud Zuremi, Ketua DPRD Jombang menyampaikan, sampai saat ini tidak ada pembatasan aktifitas anggota dewan. Selama kegiatan itu diterima oleh daerah tujuan, kata Mas’ud Zuremi, tentunya tidak ada masalah.

“Ya ga apa-apa, (kunker) tidak terpengaruh isu corona,” kata Mas’ud Zuremi.

PKB tersebut menjelaskan, kunjungan-kunjungan itu dari pansus empat Raperda yang disodorkan Jombang dan harus segera selesai. Bupati segera meminta untuk baik itu pandangan umum, jawaban kemudian ketok palu atau diputuskan.

Selain empat Raperda yang harus segera diselesaikan, kata Ma’sud Zuremi, ada lagi yang baru diajukan Bupati, di antaranya terkait dengan perubahan Bank Jombang. Karena Perda bank Jombang yang saat ini sudah melebihi batas. Kalau tidak, maka bank Jombang tidak bisa bergerak lebih luas terkait dengan menampung nasabah.

“Kemudian Permendagri yang baru saja dari Kemenkes RI yang terkait dengan Dinkes Jombang kelasnya menjadi naik dari B ke A. Ini kan harus segera di selesaikan, maka tadi komisi D tadi itu hearing dengan terkait termasuk bagian hukum dan seterusnya, setelah itu langsung ditindaklanjuti ke Bali ini,” ujar politisi senior tersebut.

Dia menambahkan, selama beberapa hari melakukan kunjungan ke daerah lain, para anggota DPRD Jombang tidak mendapat bekal khusus untuk mencegah penularan virus corona. Mereka hanya memakai masker dan yang digunakan untuk kebutuhan pribadi.

“Untuk bekal, ya sudah berkali-kali sosialisasi (terkait corona). Agar dijaga kesehatan, banyak minum, kemudian jangan sampai bersentuhan dengan orang yang tidak dikenal baik bersalaman maupun berkomunikasi,” tutupnya.


Editor: Hafid