NGANJUK, (Jurnaljatim.com) – Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suud Fuadi mengunjungi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Ditempat itu, caleg Dapil IIIV itu melakukan silaturrahmi dengan pengurus LKSA serta Ponpes Se-Kabupaten Nganjuk.
Menurut Suud Fuadi, seorang caleg kalau jadi harus memperjuangkan konstituennya dan masyarakatnya secara penuh. Meskipun resikonya akan mendapatkan gaji lebih kecil dari gaji ketika masih menjadi pimpinan perusahaan. Caleg sendiri tanpa ada dukungan dari masyarakat tidak ada artinya sama sekali.
“Dalam kesempatan yang berbahagia ini saya minta doa restu kepada masyarakat untuk mengemban amanat. Semoga diberikan Ridho, barokah menjadi anggota legislatif untuk mengemban amanah masyarakat,” kata Suud dalam pertemuan di LKSA Amanah, Begadung, Nganjuk bersama Nova Nurul Hudha Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil XI, Jumat (29/3/2019) siang.
Ia mengatakan, salah satu visinya yakni membuat lembaga sosial tidak hanya bergantung pada bantuan sosial tapi bisa mandiri. Jika yayasan dan lembaga sosial bisa mandiri, kata dia, tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sendiri namun bisa berbagi dengan yang lain.
“Bukan hanya menyalurkan bantuan dari donatur, tapi besar harapan bisa menyalurkan bantuan kepada pihak lain. Pengembangan lembaga sosial untuk kesejahteraan anak besar potensinya,” ucapnya.
Sejauh ini pemerintah pun sudah memberikan perhatian dengan berbagai program yang disalurkan oleh Dinas Sosial maupun instansi lain. Tidak hanya itu, ada potensi dari berbagai perusahaan, karena ada alokasi dana untuk Comunity Social Responbility (CSR).
Dana CSR bisa diakses dan dipergunakan untuk mengelola dan mengembangkan LKSA, tentu saja upaya untuk memandirikan lembaga.
Pertemuan sendiri dihadiri oleh puluhan pengurus LKSA se Kabupaten Nganjuk. Selain membuka sesi tanya jawab tapi juga diisi dengan motivasi untuk bisa mengembangkan lembaga sosial atau yayasan lebih maju lagi. (*)
Editor: Azriel