Kediri, Jurnal Jatim — Ratusan warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mendatangi Kantor UPT TPA Klotok, Kamis (2/4/2026). Aksi ini dipicu belum terealisasinya kompensasi dampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang selama ini dijanjikan pemerintah kepada warga terdampak.
Pantauan di lokasi, massa aksi didominasi ibu-ibu memadati area pintu masuk TPA Klotok. Mereka menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera mencairkan kompensasi yang dinilai menjadi hak warga.
Koordinator aksi, Edi Purnawan, mengungkapkan warga sudah berulang kali menempuh jalur audiensi hingga aksi damai, namun belum mendapatkan kepastian.
“Kami datang dengan tuntutan yang jelas, yakni kompensasi untuk warga terdampak segera dicairkan,” ujar Edi di lokasi aksi.
Menurut Edi, warga merasa kecewa karena jawaban dari pihak pemerintah tidak kunjung berubah. Hingga saat ini, warga hanya menerima penjelasan bahwa proses masih dalam tahap kajian.
“Dari audiensi sampai aksi hari ini, jawabannya masih sama. Warga hanya butuh kejelasan dan kepastian kapan kompensasi dicairkan,” imbuhnya.
Dalam tuntutannya, warga meminta kompensasi sebesar Rp2.000.000 per kepala keluarga untuk tahun 2026. Nilai tersebut, kata Edi, telah beberapa kali disampaikan dalam forum resmi bersama pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Indun Munawaroh, menyatakan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan proses administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kedatangan warga hari ini merupakan aksi damai. Kami dari pemerintah sedang berproses untuk memenuhi tuntutan warga, namun harus melalui tahapan sesuai peraturan,” ujarnya.
Indun menegaskan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan waktu pencairan maupun besaran kompensasi yang akan diberikan kepada warga terdampak.
“Kami belum bisa menyampaikan kapan dicairkan dan berapa besarannya. Saat ini masih dalam proses,” ujarnya.
TPA Klotok di Kelurahan Pojok telah beroperasi sejak awal 1990-an dan kini memiliki beberapa zona pembuangan. Keberadaannya selama puluhan tahun memberikan dampak langsung bagi warga sekitar, sehingga kompensasi menjadi salah satu tuntutan utama masyarakat.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






