Kediri, Jurnal Jatim —Sebuah rumah toko (ruko) jajan di Dusun Sambirobyong RT 02 RW 02, Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, terbakar pada Kamis (12/2/2026) dini hari.
Enam unit armada pemadam kebakaran dari beberapa pos, yakni dua unit dari Pos Pare, satu unit dari Grogol, satu unit dari Ngadiluwih, serta dua unit bantuan dari Kota Kediri dikerahkan ke lokasi sejak kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 03.30 WIB.
Api yang dengan cepat membesar dan membakar barang-barang yang mudah terbakar di dalam ruko itu membuat petugas membutuhkan waktu empat jam untuk memadamkan.
“Saat diketahui warga, api sudah dalam kondisi membesar,” ujar Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB setelah petugas melakukan pembasahan dan pendinginan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
Berdasarkan keterangan sementara dari pemilik ruko bernama Istamar, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di lantai 1 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan jajan.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari dalam gudang lantai satu,” ucapnya.
Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi diperkirakan merugikan hingga Rp 750 juta, terutama karena barang dan bangunan di ruko itu ludes terbakar.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp750 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan kurang lebih Rp100 juta,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa, terutama pada bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha maupun gudang penyimpanan.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com






