Jombang, Jurnal Jatim – Dukungan posisi Polri tetap berada di bawah Presiden disampaikan para aktivis di Jombang dan ulama Kediri. Mereka menilai posisi strategis itu untuk menjaga integritas, independensi, serta efektivitas lembaga penegak hukum.
Koordinator FRMJ, Joko Fattah Rochim mengatakan apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian maka akan berpotensi menimbulkan kerumitan birokrasi.
“Kami mendukung apa yang disampaikan Bapak Kapolri. Jika Polri berada di bawah kementerian, itu tidak ideal. Kami sepakat Polri tetap berada langsung di bawah Presiden,” kata Fattah usia menggelar aksi dukungan di Mapolres Jombang pada Kamis (29/1/2026).
Fattah mengkhawatirkan adanya potensi kepentingan yang beragam apabila Polri berada di bawah kendali kementerian tertentu, sehingga dapat menghambat penanganan persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Misalnya dalam penanganan kriminal atau pembunuhan, jangan sampai justru terhambat. Yang dirugikan nanti adalah masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Muhammad Anwar Iskandar, menyatakan posisi Polri di bawah Presiden bentuk paling ideal dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di NKRI.
Secara konstitusional dan praktis, Polri sudah berada pada jalur yang tepat. Selama ini, kata Kiai Anwar, masyarakat telah merasakan kemaslahatan dari posisi Polri yang langsung bertanggungjawab kepada Presiden terutama dalam menjaga keamanan nasional dan memberikan pelayanan hukum kepada rakyat.
“Posisi Polri sudah sangat ideal. Kita semua sudah merasakan kemanfaatan dan kemaslahatan yang baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di NKRI,” ujar Kiai Anwar dalam keterangannya.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien dan Assa’idiyah di Kota Kediri itu menegaskan bahwa Polri membutuhkan ruang gerak yang independen namun tetap terkontrol oleh Presiden sebagai kepala pemerintahan.
Dengan demikian, kebijakan keamanan nasional bisa berjalan selaras dengan kepentingan negara, bukan kepentingan sektoral kementerian tertentu.
Sebagai Ketua Umum MUI, Kiai Anwar menyatakan bahwa dukungan tersebut bukan sekedar sikap kelembagaan, tetapi juga panggilan moral ulama dalam menjaga keutuhan bangsa.
Menurutnya, Polri yang berada langsung di bawah Presiden akan lebih fokus pada fungsi utama: melindungi masyarakat, menegakkan hukum, dan menjaga persatuan.
“Kami mendoakan Polri selalu dalam lindungan, bimbingan dan ridho Allah SWT untuk membersamai Presiden dan seluruh rakyat menjaga negara ini menuju masyarakat yang maju, aman, dan diridai Allah SWT,” tandasnya.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com







