Brakk! Pengendara Gerobak Rongsokan Kabur, Tiga Orang Tergeletak di Jalan Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Kecelakaan terjadi di Jombang, tepatnya di Tejo Kecamatan Mojoagung Minggu, (8/12/2024), sore pukul 16.00 WIB.

Motor Scoopy dengan pelat nopol S 5019 OCR menabrak gerobak pengangkut rongsokan yang berjalan melawan arus di jalur arteri tersebut.

Tiga motor satu di antaranya seorang anak tergeletak di jalan. Sementara gerobak langsung kabur.

Deni Devanti (40) saksi mata mengatakan, seorang laki-laki yang mengendarai Scoopy luka parah dalam kejadian itu. Sedangkan dua lainnya luka biasa, patah tulang.

“Motor yang bawa gerobak tadi langsung lari (kabur),” ucap Deni di lokasi kejadian.

Deny mengatakan sepeda motor disambung gerobak belakang awalnya berjalan dari arah barat ke timur di sisi selatan jalan. Gerobak itu membawa barang bekas atau rongsokan.

Bersamaan itu, dari timur melaju motor Scoopy ditumpangi tiga orang, dengan satu anak. Tiba di lokasi, brak, Scoopy menabrak gerobak tersebut.

“Gerobaknya melawan arus, ditabrak motor scoopy.  Gerobak langsung lari ke arah timur, dikejar sama orang yang menolong korban tetapi sudah tidak ketemu,” ucapnya.

Melihat korban tergeletak di jalan raya, bergegas berlari menolong. Warga membawa ke tepi jalan agar tidak kendaraan lain yang melintas.

Kejadian laka itu juga dilaporkan ke polisi. Polisi yang di lokasi mengevakuasi korban dengan yang didatangkan.

Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, ketiga korban saat ini dirawat di RSUD Jombang.

Adapun identitas para korban yakni Sugianto (40) asal Desa Karangwinongan Kecamatan Mojoagung, Ningsih (38) dan Muhamad Ardiansyah (10), keduanya merupakan warga Desa Sidomulyo Kecamatan Megaluh.

Menurut Siswanto, mereka terlibat kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui nopol dan identitasnya

“Kami masih terus mendalami kejadian ini, termasuk mencari kendaraan sepeda motor yang tidak diketahui nopol dan identitasnya,” kata Siswanto, dikonfirmasi.

Upaya yang kabur, kata Siswanto, dengan memeriksa saksi-saksi dan juga olah TKP. Dalam kasus ini, polisi mengamankan motor honda scoopy milik korban sebagai barang bukti.

Dapatkan update menarik hanya di .com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com dgoogle news instagram serta twitter .com.