Kediri, Jurnal Jatim – Sebanyak seratus orang Kediri telah diberangkatkan menuju Kota Pahlawan Surabaya dalam program balik gratis 2024 pemkot setempat.
“Ada 100 orang penumpang balik gratis menuju Surabaya dengan dua armada bus. Diberangkatkan pada Senin 15 April 2024 kemarin,” kata Sekretaris Dishub Kota Kediri Andik Arafik, Selasa (16/4/2024).
Andik menyebut, mereka diberangkatkan dari Terminal Tamanan Kota Kediri. Balik gratis tersebut merupakan program Pemkot Kediri melalui dinas perhubungan setempat.
Program ini bentuk layanan Pemerintah Kota Kediri untuk masyarakat serta sebagai upaya mengurangi angka kemacetan pada arus balik pasca lebaran idulfitri 1445 hijriah.
Sebelum keberangkatan pemudik yang balik, Andik mengaku, pihaknya telah melakukan pengecekan armada bus bersamaan dengan program rampcheck beberapa waktu lalu.
“Sebelum keberangkatan tentunya juga telah kita lakukan pengecekan untuk memastikan kondisi kendaraannya laik jalan,” ujarnya.
Andik mengatakan, 100 peserta balik gratis tersebut sesuai dengan kuota. Balik gratis ini dikhususkan bagi masyarakat ber-KTP Kota Kediri. Pendaftaran telah dibuka sejak 20 Maret 2024 secara online.
Dikatakan Andik, program itu mendapat antusias yang baik dan respon positif dari masyarakat. Andik berharap program ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun yang akan datang.
“Terima kasih untuk masyarakat yang telah berpartisipasi. Program ini Insyallah akan terus kita adakan tahun- tahun berikutnya,” ucapnya.
Karena ini merupakan program perdana dari Dinas Perhubungan Kota Kediri, Andik menegasksn akan terus berbenah dan menjadikan kekurangan sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan balik gratis di tahun berikutnya menjadi lebih baik.
Andik berpesan kepada para penumpang untuk tetap berhati-hati dan waspada ketika berkendara di jalan raya. Serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan yang sehat.
Salah satu masyarakat yang memanfaatkan balik gratis asal Kelurahan Bujel, Kediri, Desi mengaku langsung tertarik mengikuti program itu begitu mengetahui info di media sosial.
“Saya langsung tertarik untuk ikut balik gratis mengingat tanggal 15 adalah hari terakhir cuti bersama pasti jalan juga sangat ramai,” akunya.
Desi menilai balik gratis merupakan program yang bagus dan sangat bermanfaat bagi para perantau seperti dirinya.
“Harapannya program ini bisa diadakan rutin tiap tahun sehingga bisa membantu para perantau untuk mendapat fasilitas gratis tanpa harus bingung mencari angkutan untuk balik,” ujarnya.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.