Kediri, Jurnal Jatim – Puluhan polisi di Polres Kediri Kota Jawa Timur menjalani tes urine dadakan guna memerangi peredaran narkoba di lingkungan Polri.
Pelaksanaan tes urin diikuti oleh pejabat anggota Satreskrim dan Satresnarkoba usai apel pagi di Mapolres Kediri Kota pada Rabu, (26/7/2023 ).
Sebanyak 27 orang personel ikut serta dalam pemeriksaan urine yang bertajuk operasi Gaktibplin sekitar pukul 08.15 tersebut.
Satu persatu personel kepolisian yang diperiksa urine-nya memasuki ruang pemeriksaan dengan pengawasan ketat anggota Propam Polres Kediri Kota.
Wakapolres Kediri Kota Kompol Doddy Pratama mengatakan tes urine anggota satuan reserse kriminal (Satreskrim) dan satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Polresta Kediri Kota tersebut dilaksanakan secara mendadak dan acak.
Menurut Doddy, tes urine rutin dilaksanakan secara acak dan mendadak untuk menunjukkan komitmen Polri perang terhadap narkoba.
Perwira menengah Polri itu mengatakan narkoba adalah ancaman nyata yang bisa menimpa siapa saja, termasuk anggota Polri.
Oleh sebab itu, diperlukan ketegasan dan pengawasan yang ketat serta melibatkan semua sumberdaya yang ada.
“Kegiatan ini juga kami laksanakan sebagai bentuk penguatan pengawasan khususnya di internal Polres Kediri Kota sesuai dengan Commander Wish Bapak Kapolda Jatim,” ujar kompol Doddy yang memimpin operasi Gaktiblin tersebut.
Tes urine yang dilaksanakan secara berkala itu juga merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menjaga integritas dan profesionalitas dari seluruh anggota yang bertugas.
Wakapolres mengungkapkan hasil dari tes urine sebanyak 27 personel yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan negatif, tidak ada satupun dari mereka terbukti menggunakan narkoba.
“Dengan hasil pemeriksaan yang memuaskan ini, diharapkan akan semakin memperkuat citra positif kepolisian dalam memberikan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kompol Doddy memberikan apresiasi atas kerja sama dan kesadaran yang ditunjukkan oleh seluruh anggota dalam menjalani tes urine ini.
Semangat dan komitmen untuk menjaga institusi kepolisian tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika harus terus ditanamkan dan dijaga bersama.
“Untuk masalah narkoba kita tegas, tidak ada anggota yang coba-coba melakukan pelanggaran, karena sanksinya jelas yaitu pemecatan,” tegasnya.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.