UMKM Binaan PT SIER Tuai Berkah di Pameran Jatim Fair 2022

Surabaya, Jurnal Jatim – PT (Surabaya Industrial Estate Rungkut) ikut memeriahkan pameran Jatim Fair 2022 dengan mengajak empat (usaha mikro kecil dan menengah) binaannya. Yakni Velista Craft, Camilla , Churros New Normal dan Irma's Cakery.

Owner Velista Craft, Diah Wahyurini mengaku senang diajak pameran di Jatim Fair 2022 yang diselenggarakan di Grand City Surabaya. Selama pameran, ia menuai berkah. Selain bisa menjual langsung produknya, pameran itu juga dimanfaatkan untuk mengenalkan dan mempromosikan usaha miliknya.

Menurut Diah, sejak menjadi binaan SIER pada 2021 lalu, usaha kerajinan meningkat pesat. Selain ikut pameran Jatim Fair, dia juga pernah diajak ikut pameran dalam acara Misi Dagang Provinsi Jatim di Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhamdulillah sejak menjadi UMKM binaan PT SIER, usaha kerajinan saya semakin berkembang. Beberapa waktu lalu, saya dapat orderan dari AL untuk membuat suvenir kalung sebanyak 125 buah. Total nilainya mencapai Rp17 juta lebih. Selain itu juga ada orderan-orderan lainnya. Semua itu berkat pameran-pameran yang diajak SIER,” katanya, Kamis (13/10/2022).

Selain diajak pameran, kata Diah, SIER juga mengajaknya untuk mengikuti pelatihan jualan secara online di . Menjual produk secara online itu, menurutnya sangat penting di era kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat ini.

“Selama dua hari, kami diajari bagaimana menjual produk kerajinan di Shopee. Sekarang saya sudah tahu bagaimana caranya. Terima kasih SIER karena telah begitu perhatian kepada UMKM yang baru saya rintis sejak 2018 lalu ini,” katanya.

Diah berharap, perhatian SIER tidak berhenti setelah usaha kerajinannya berkembang. Dia berharap akan terus dibina dan diajak ikut pameran di atau luar provinsi.

“Kami juga menerima bantuan modal dari SIER. Sekarang omset Alhamdulillah bisa mencapai Rp4 hingga Rp5 juta per bulan, di luar ketika ada orderan,” tandasnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan pemilik Camilla Batik Diana Maulita yang juga diajak SIER ikut pameran di Jatim Fair 2022. Pameran terbesar di Indonesia Timur ini yang kedua kalinya diikuti Diana, setelah pada Jatim Fair 2021 juga diajak SIER untuk pameran.

“Usaha batik saya sempat mengalami kelesuan saat pandemi COVID-19. Namun setelah jadi UMKM binaan SIER pada 2021, sekarang mulai berangsur-angsur membaik. Sudah beberapa kali diajak SIER untuk pameran,” ujarnya.

Menurut dia, setelah pameran dirinya selalu menjalin komunikasi dengan para customer. Jadi tidak berhenti setelah pameran selesai, namun selalu ada komunikasi yang dijalin.

“Seperti saat ikut pameran Jatim Fair ini, saya hubungi customer, saya beritahu jika saya ikut pameran, atau saya memiliki produk baru. Semakin sering pameran, itu artinya saya memiliki semakin banyak pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama pameran ini, baju batik yang paling laku adalah model baju batik untuk kerja.

“Pada Jatim Fair 2021 lalu, omset saya bisa mencapai Rp10 juta lebih selama pameran berlangsung. Saya berharap selalu diajak pameran karena manfaatnya sangat besar untuk perkembangan usaha batik saya,” kata Diana.

Kepala Departemam Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SIER, Puspita Ernawati mengemukakan, perusahaannya memang memiliki sejumlah UMKM binaan. Setiap ada kesempatan, SIER selalu mengajak UMKM tersebut untuk mengikuti pameran. Baik skala regional maupun .

“Kami memiliki tanggung jawab untuk ikut membesarkan dan mengembangkan UMKM yang ada di Jawa Timur. Selain mengajak mereka untuk pameran sebagai wadah untuk promosi, juga melakukan pelatihan kepada mereka untuk mengembangkan UMKM-nya. Termasuk melatih mereka memasarkan produknya secara online,” tandasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di , jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .com