Polisi Jombang Umumkan Ciri-ciri Mayat Bocah Laki-laki di Tepi Sungai, Anda Kenal?

Jombang, Jurnal Jatim – Satreskrim Polres Jombang mengumumkan ciri-ciri dan sketsa mayat bocah yang ditemukan di tepi Sungai Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang, Jawa Timur pada Kamis (22/9/2022) lalu.

Sebab, sudah dua hari ini mayat bocah balita yang ditemukan tengkurap tanpa busana alias bugil tersebut masih belum diketahui identitas maupun orangtuanya.

“Masih belum diketahui identitasnya. Mayat ditemukan di tepi sungai Ngotok Sidokampir, Desa Budugsidorejo,” kata Kasi Humas Polres Jombang, Iptu Qoyyum Mahmudi, Sabtu (24/7/2022).

Adapun ciri-cirinya adalah berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan 103 centimeter. Memiliki warna kulit sawo matang, badan kurus dan rambut mata panjang atau lentik.

Ciri-ciri berikutnya memiliki ciri tai lalat di tangan kanan sisi depan di atas pergelangan tangan. Eambut hitam lurus potongan tidak teratur, tanda lahir di lutut kanan dan lipatan paha kanan serta gigi karies. Korban perkiraan umur 4 sampai dengan 5 tahun.

“Kami imbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri itu untuk segera menghubungi satreskrim Polres Jombang atau WA center Polres Jombang,” tandas Qoyyum.

Sebelumnya, bocah tak dikenal ditemukan meninggal dunia di tepi Sungai Sidokampir, Desa Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis pagi tadi, (22/9/2022).

Bocah tersebut diperkirakan berusia 4 tahun berjenis kelamin laki-laki. Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi tengkurap di tepi sungai tanpa mengenakan baju alias bugil. Ditemukannya sekitar pukul 10.00 WIB.

Pertama kali yang menemukan mayat Balita tersebut adalah seorang penebang kayu warga desa Jombok, Kecamatan Kesamben. temuan itu dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat.

Kepala Desa Budugsidorejo Asmujiono ketika di lokasi penemuan menyatakan, sejauh ini tidak ada warga di desanya yang kehilangan anak.

“Artinya, korban bukanlah warga sini. Tidak ada yang mengenal. Umurnya sekitar empat tahun,” katanya.

Asmujiono menceritakan, pada saat itu Heri Kusworo (35) bersama adiknya Aditya (19) sedang memotong pohon di tepi sungai Sidokampir, Desa Budugsidorejo.

Kemudian, saudara kakak adik itu secara tidak sengaja melihat mayat bayi tengkurap tanpa tanpa sehelai benangpun. Temuan itu dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek setempat.

Asmujiono menduga, lokasi penemuan itu hanya lokasi pembuangan. Sebab dari penelusurannya, warga sekitar tidak ada yang kehilangan anak. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi.

Jasad tersebut dimasukkan ke dalam kantong mayat warna kuning. Selanjutnya, dibawa ke kamar mayat RSUD Jombang.

Kapolsek Sumobito, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Miftahul Amin menambahkan balita tewas itu diperkirakan berumur 4-5 tahun. Ciri-cirinya berambut sangat pendek atau cepak.

“Ada luka goresan di kepala dan di badannya. Kita blm bisa memberikan informasi kita tunggu visum luar atau dalam,” kata AKP Amin panggilan Miftahul Amin.

Lebih lanjut Amin menyampaikan bahwa pihaknya bersama warga desa sekitar masih berupaya melakukan pencarian keluarga korban.

Dirinya pun mengimbau apabila ada warga yang kehilangan anak balita seperti ciri-ciri yang disebutkan, untuk segera melaporkan ke Polsek Sumobito Jombang.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com