Begini Cara Pemkab Jombang Lahirkan Para Hafiz dan Hafizah

Jombang, Jurnal Jatim – Pemkab Jombang, Jawa Timur serius melahirkan generasi cinta Al Qur’an. Komitmen itu ditandai launching gerakan lima ribu peserta didik SD Hafiz-Hafizah Juz 30 di lapangan kantor pemkab setempat, Sabtu (24/9/2022).

Bukti kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mewujudkan masyarakat Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing dengan memajukan pendidikan anak anak di Kabupaten Jombang agar semakin, berkualitas, religius dan berbudaya.

Bupati Mundjidah Wahab pun mengapresiasi positif ‘gema selawat dan grand launching gerakan lima ribu peserta didik SD hafid- hafizah Juz 30 yang diinisiasi oleh dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang.

“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya sangat bangga dan mengapresiasi Grand Launching Gerakan Lima Ribu Peserta Didik SD Hafidz Hafidzoh Juz 30,” kata bu Mun panggilan akrab Bupati Jombang.

Menurut Mundjidah Wahab penting dalam menumbuhkembangkan kecintaan anak didik terhadap budaya Islam. Selain itu dengan bekal yang dimiliki anak, ke depan bisa diarahkan menghindari hal-hal negatif.

“Sebab generasi bangsa ini akan kuat imannya, dan selalu merasa diawasi oleh Allah SWT,” tuturnya.

Sejauh ini, kata Mundjidah, sudah banyak Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah di Jombang yang memiliki program Tahfidzul Qur’an (penghafal quran). Tinggal dukungan kuat dari semua pihak dibutuhkan.

“Saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bisa terus melakukan pendampingan agar program Tahfidz Qur’an ini benar-benar diimplementasikan dengan baik di Sekolah Dasar Negeri, sehingga MI bisa, Tsanawiyah bisa, SMP juga bisa,” urai orang nomor satu di Jombang ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen mengatakan, tujuan dari gerakan tersebut untuk melaksanakan misi Pemkab Jombang mewujudkan masyarakat Jombang yang berkualitas, religius dan berbudaya.

“Meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan publik, implementasi Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek Republik Indonesia,” ungkap Senen.

Menurutnya ini merupakan langkah strategis, agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi Qur’ani yang sholeh dan sholehah, berakhlak mulia, berprestasi gemilang, serta insya allah akan menjadi pemimpin peradaban di masa yang akan datang.

“Program ini bertujuan dalam upaya membentuk Sumber Daya Manusia yang unggul, berkualitas, berintegritas dan berkarakter,” tutur Senen.