oleh

Peredaran 70 Ribu Pil Koplo dan Sabu-sabu di Jombang Digagalkan Polisi

Jombang, Jurnal Jatim – Unit Reskrim Polsek Diwek berhasil menggagalkan peredaran 70 ribu ribu butir obat keras terlarang dan narkotika sabu-sabu di wilayah Jombang, Jawa Timur pada bulan Ramadan. Dua orang tersangka ditangkap dalam kasus tersebut.

Mereka adalah Ahmad Sumardiyanto  (38), pria asal Desa Cukir, Kecamatan Diwek dan Muh Sudrajat (27), warga Kemambang, kecamatan Diwek. Mereka berdua ditangkap di belakang Pasar Cukir, Diwek, Jombang

Kapolsek Diwek AKP Dwi Basuki Nugroho menjelaskan pengungkapan peredaran puluhan butir obat terlarang atau kerap disebut pil koplo itu dilakukan pada Minggu (10/4/2022) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Barang bukti yang diamankan 70 lotop atau 70 ribu butir pil dobel L, 1 buah kardus warna coklat, seperangkat alat isab atau bong, pipet kaca dengan berat kotor 1,01 gram sabu, 1 timbangan digital, 1 bendel klip plastik, 1 buah buku catatan  penjualan serta 1 unit ponsel.

“Lokasinya di belakang Pasar Cukir, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang,” kata AKP Dwi Basuki dikonfirmasi, Selasa (12/4/2022).

Awalnya, pada Kamis (7/4/2022) sekira jam 21.00  WIB, anggota Unit Reskrim Polsek Diwek mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran narkotika dan pil koplo di parkiran Pabrik Gula (PG) Tjoekir.

“Kemudian informasi itu kami tindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan. Dan dua hari kemudian, Sabtu (9/4/2022) sekitar jam 23.00 Wib parkiran PG Cukir ditemukan 1 buah kardus yang diduga berisikan pil dobel L,” kata Dwi Basuki.

Kardus tak bertuan itu, kata Basuki, tidak langsung diambil petugas. Untuk mengetahui pemiliknya, petugas sengaja membiarkannya sembari melakukan pengintaian di sekitar lokasi.

“Keesokan harinya sekitar pukul 01.30 Wib, kami melihat 2 orang laki-laki datang dan mengambil kardus tersebut,” ujar mantan Kasatsamapta Polres Jombang tersebut.

Dwi Basuki yang saat itu berada di lokasi bersama anggota langsung menyergap dua orang tersebut yakni AS dan MS. Keduanya dibawa ke Mapolsek Diwek berikut barang bukti kardus tersebut.

“Setelah kami periksa, kardus itu berisikan 70 botol masing-masing 1000 butir pil dobel L dengan jumlah total 70 ribu butir pil dobel L,” katanya.

Hasil pengembangan dari kedua tersangka, petugas menyita seperangkat alat isap atau bong, pipet kaca dengan berat kotor 1,01 gram, 1 timbangan digital, 1 bendel klip plastik, 1 buah buku catatan  penjualan,  1 unit dan HP.

“Kami menduga mereka adalah pengedar narkoba di Jombang. Untuk jaringan di atasnya masih kami kembangkan dengan memeriksa para tersangka,” ujarnya.

Dwi Basuki menegaskan, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka dikenakan pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 Jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.