oleh

PWI Jombang Berikan Anugerah Kepada 9 Desa Terbaik Pada HPN 2022

Jombang, Jurnal Jatim- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 memberikan penghargaan Anugerah kepada desa berprestasi di Jombang, Jawa Timur, Rabu (23/2/2022).

Detailnya, anugrah penghargaan diberikan kepada 5 desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital dan 4 desa terbaik dalam penglolaan wisata di Kabupaten Jombang.

Lima desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital yakni Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang; Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso; Desa Kayangan, Kecamatan Diwek; Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto dan Desa Pulosari, Kecamatan Bareng.

Kemudian empat desa terbaik dalam pengelolaan wisata yaitu Desa Galengdowo dan Wonomerto Kecamatan Wonosalam; Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng dan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.

Penghargaan berupa sertifikat dan piala itu diserahkan langsung Wakil Bupati Jombang Sumrambah di halaman kantor PWI Jombang dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

PWI Jombang Berikan Anugerah Kepada 9 Desa Terbaik Pada HPN 2022

Ketua PWI Kabupaten Jombang Sutono Abdillah mengungkapkan, penghargaan itu layak diberikan kepada desa-desa yang aktif dalam mengembangkan informasi digital dan meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan wisata desa.

“Apresiasi yang mendalam dari kami para wartawan. Karena menurut kami desa yang merupakan usur mendasar yang menghubungan antara pemerintah dengan masyarakat secara langsung,” kata Sutono.

Dalam penilai dan pemberian anugrah penghargaan itu, PWI Jombang secara langsung melakukan observasi, meneliti dan mengonfirmasi berbagai pihak.

Acuannya yaitu pada sisi konten, informatif, desain, inovasi dan komitmen pemerintah desa dalam penilaian desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital.

“Setelah melalui musyawarah bersama ada 5 desa yang kami anggap layak mendapatkan anugrah penghargaan dari kami,” jelasnya.

Sementara itu, ketua panitia HPN 2022, Yusuf Wibisono mengatakan penilaian pengelolaan wisata desa terbaik untuk meningkatkan perekonomian daerah merujuk pada destinasi yang ditawarkan, manajemen, pengaruhnya terhadap perekonomian lokal, serta komitmen dukungan pemerintah desa untuk menjaga keberlangsungan destinasi wisata yang dimiliki.

“Menurut penilaian kami, ada 4 desa yang layak mendapatkan apresiasi sebagai desa desa terbaik di Kabupaten Jombang dalam pengelolaan wisata,” ujarnya.

Terakhir, pria yang juga menjadi tim juri penilaian desa itu berharap dengan adanya anugrah penghargaan yang diberikan oleh PWI Jombang ini mampu memacu semangat pemerintah desa yang ada di Kabupaten Jombang untuk menyampaikan informasi digital dengan baik dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengelola wisata desa.

Tak hanya berakhir pada kegiatan puncak ini saja. Untuk menjawab tantangan di era digital yang menuntut setiap jengkal dunia untuk terlibat dalam arus digitalisasi global.

Yusuf menyebut, PWI Jombang tidak ingin generasi muda terjebak pada arus informasi yang menyesatkan ataupun terjebak pada penggunaan internet yang tidak sehat.

“Sebagai bentuk dukungan PWI Jombang terhadap pembangunan generasi yang berkualitas, kami akan melaksanakan safari jurnalistik dengan sasaran pelajar dan santri di Kabupaten Jombang untuk belajar jurnalistik dan bagaimana berinteraksi menggunakan internet secara sehat,” kata wartawan media online di Jatim tersebut.

Tak lupa, kata dia, tantangan jurnalisme saat ini hingga masa depan, memerlukan kesiapan pengetahuan dan skill para insan pers. Peningkatan kapasitas wartawan menjadi sebuah keharusan.

“Karena itu, selama tahun ini, kami menyiapkan sejumlah agenda capacity building bagi wartawan pada isu-isu kebencanaan, perspektif perlindungan perempuan dan anak, serta memperkuat jiwa entrepreneurship melalui studi pengelolan dan pengembangan UMKM,” tandasnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.