oleh

Kolaborasi Dinas Perkim Jombang dengan Pemdes Bangun 3.000 MCK

Jombang, Jurnal Jatim – Dinas Perkim (perumahan dan permukiman) Pemkab Jombang, Jawa Timur, berkolaborasi dengan pemerintah desa berkomitmen membangun 3000 sanitasi berupa sarana MCK (mandi, cuci, kakus) yang tersebar di seluruh desa di kabupaten setempat.

“Adanya pembangunan MCK umum yang sesuai tata cara perencanaan umum serta menjaga kaidah-kaidah MCK sehat, maka akan dapat berperan dalam pengendalian lingkungan,” kata Kepala Dinas Perkim Kabupaten Jombang, Heru Widjajanto kepada Jurnaljatim.com, Selasa (7/11/2021).

Pembangunan MCK dibungkus dalam program kegiatan Berkadang yakni berkarakter dan berdaya saing yang bertujuan untuk membantu desa melalui mekanisme bantuan keuangan yang menyentuh secara langsung kebutuhan masyarakat dalam bentuk pembangunan fisik atau belanja fisik dan non Fisik.

“Diharapkan melalui program ini nantinya menjadikan desa-desa di Kabupaten Jombang lebih sehat dan bebas ODF,” kata Heru menjelaskan.

Kolaborasi Dinas Perkim Jombang dan Pemdes Bangun 3.000 MCK

Pada tahun anggaran 2021, Dinas Perkim Jombang telah membangun sebanyak 162 unit MCK individual di Kecamatan Bandarkedungmulyo.

“Pembangunan sanitasi tersebut melalui program padat karya infrastruktur untuk mendukung program Jombang Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan,” jelasnya.

Menurutnya, MCK merupakan salah satu sarana fasilitas umum yang digunakan bersama untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air oleh beberapa keluarga di lokasi pemukiman tertentu yang dinilai tingkat kemampuan ekonomi rendah dan berpenduduk cukup padat.

“Potret masyarakat yang rendah ekonomi memiliki tata ruang yang kumuh membuat mereka kurang menyadari arti penting dari fungsi MCK,” ujarnya.

Dikatakan Heru, MCK sebagai sarana penunjang kehidupan sosial, budaya serta kesehatan masyarakat. MCK sehat merupakan cerminan lingkungan yang sehat, bersih serta tertata sehingga dapat memengaruhi pola pikir individu untuk lebih memperhatikan lingkungan, menekan polusi udara dan pencemaran ekosistem.

“Dampak positif bagi masyarakat adalah perubahan prilaku, kebiasaan serta budaya manusia di lingkungan umum,” Heru memungkasi.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid