oleh

Fatayat NU Jombang Donasikan Bantuan Uang untuk Korban Erupsi Semeru

Jombang, Jurnal Jatim – Pimpinan cabang Fatayat NU Jombang, Jawa Timur memperingati hari lahir (Harlah) ke-71 tahun 2021 di pendopo kabupaten setempat dan menyerahkan donasi uang tunai Rp10 juta bagi korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Sabtu (11/12/2021).

Aksi sosial itu sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap para korban erupsi gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) lalu di daerah Lumajang dan sekitarnya.

Peringatan Harlah juga dihadiri Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab; Ketua Fatayat NU Lailatun Ni’mah beserta jajaran pengurus cabang, serta pengurus se-kecamatan mengikuti secara virtual.

“Diharapkan Fatayat NU Kabupaten Jombang selalu bisa untuk membantu dalam menyukseskan program Pemkab Jombang,” ujar Bupati Mundjidah.

Pembina Fatayat NU Jombang, Ema Umiyyatul Chusnah berharap lembaga otonom NU tersebut bisa menjadi mitra pemerintah untuk menyukseskan program Pemkab Jombang di semua tingkatan.

“Fatayat NU dituntut tidak hanya bisa memberikan siraman rohani, tetapi harus juga membantu pemerintah untuk bisa segera bangkit dari dampak pandemi COVID-19 dan membantu pemerintah agar masyarakat terbebas dari stunting,” kata Ning Ema sapaan akrabnya.

Pada kesempatan itu, anggota komisi IV DPR RI itu juga memberikan bantuan 1000 batang bibit buah produktif untuk peningkatan ketahanan pangan kader Fatayat NU Jombang.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Jombang, Lailatun Ni’mah menyatakan, donasi uang tunai yang disumbangkan kepada warga terdampak Erupsi Gunung Semeru berasal dari kader Fatayat NU se-Kabupaten Jombang.

“Ini kami kumpulkan dari kader-kader kami. Semoga para korban erupsi Semeru di Lumajang tetap diberikan kesabaran, ketabahan dan semangat,” tuturnya.

Perempuan yang akrab dipanggil Ning Eli itu berharap bantuannya bermanfaat dan dapat meringankan para korban letusan gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa ini.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban mereka,” ungkap Ning Eli.

Fatayat NU Jombang Donasikan Bantuan Uang untuk Korban Erupsi Semeru

Keberhasilan Fatayat NU Jombang

Organisasi pemudi (wanita muda) Islam, Fatayat NU di Jombang dalam 2 tahun terakhir di masa kepemimpinan Lailatun Ni’mah mencapai sejumlah keberhasilan.

Di antaranya mendapatkan amanah dari Fatayat NU Jawa Timur sebagai pilot project program Gafantara (Gerakan Fatayat Sehat Santri Nusantara).

“Jombang adalah salah satu pilot project dari program Fatayat wilayah (Jatim),’ tutur Ketua PC Fatayat NU Jombang masa khidmat 2019-2024.

Kegiatan dalam program Gafantara itu antara lain memberikan penyuluhan dan sosialisasi berbagai permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan santri serta permasalahan lingkungan hidup.

“Sasaran program ini adalah pimpinan anak cabang Fatayat NU dan santriwati pondok pesantren se Jombang. Kami bermitra dengan dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, Dinas PPKB-PPA Jombang, Bakesbangpol Jombang, LSM, universitas, serta 11 pondok pesantren di Jombang,” ujarnya.

Selain itu, Eli melanjutkan, pihaknya juga turut berpartisipasi aktif dalam gerakan serentak vaksinasi keluarga yang bekerjasama dengan dinas terkait dan diikuti 12.491 masyarakat se-Kabupaten Jombang 9 September 2021 lalu.

Tidak hanya itu, Fatayat NU juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan pengendalian stunting lewat sosialisasi gizi seimbang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

“Pencegahan stunting juga dilakukan dalam kegiatan aksi sosial dengan berbagi makanan bergizi bagi ibu hamil di beberapa kecamatan di wilayah kabupaten setempat,” tutur istri wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Farid Alfarisi tersebut.

Fatayat NU juga melakukan kerja sama dengan Bakesbangpol Kabupaten Jombang untuk upaya-upaya menangkal terjadinya radikalisme dan terorisme.

“Dalam pelaksanaannya, kami juga bermitra dengan Polres Jombang,” kata cucu pahlawan nasional KH Abdul Wahab Chasbulloh tersebut.

Fatayat NU Jombang ikuti even

Eli mengatakan Fatayat NU Jombang juga mengikuti even yang diselenggarakan oleh Fatayat NU Jatim untuk peningkatan bidang organisasi, pendidikan, dan pengembangan kader. Kegiatan tersebut bernama ASIFA (Ajang Potensi Fatayat NU).

“Untuk kegiatan ini, Fatayat NU Jombang meraih juara harapan III dari 34 Fatayat NU kabupaten/kota di Jatim,” katanya.

Fatayat NU Jombang juga meraih juara umum Fatayat NU Award 2020 yang diselenggarakan oleh Fatayat NU Jatim. Di antaranya juara I lomba menulis cerpen, finalis 7 besar lomba Da’iyah Fatayat NU se-Jawa Timur, juara harapan III lomba video pendek

“Penguatan kader juga dilakukan oleh PC Fatayat NU Jombang melalui kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) dan Latihan Kader Lanjutan (LKL),” tuturnya.

Eli mengemukakan, Fatayat NU Jombang juga menyelenggarakan pelatihan guru PAUD secara online pada saat pandemi COVID-19. Kegiatan itu bekerjasama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gudo, Jombang.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kelembagaan PAUD serta kompetensi tenaga pendidik PAUD dari unsur Fatayat NU,” tandasnya.

Kemudian Fatayat NU Jombang juga menyelenggarakan Diklat Administrasi dan PPAO yang diikuti oleh pengurus PAC Fatayat NU se-kabupaten Jombang.

Di seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang juga dibentuk forum Da’iyah Fatayat NU. Dari forum itu dilakukan pengembangan dakwah online melalui kanal YouTube. Selain itu, juga dilakukan pelatihan dakwah bagi Dai’yah Fatayat,” ujarnya.

Untuk mengikuti perkembangan zaman, PC Fatayat NU Jombang juga melakukan pengembangan penyebaran informasi dengan memanfaatkan media sosial.

Di bidang seni, sosial, dan budaya, organisasi yang didirikan di Surabaya pada 24 April 1950 itu juga melakukan pendampingan kepada para kepala keluarga perempuan. Fatayat NU Jombang juga mendorong terjadinya pengembangan dan kemandirian ekonomi kadernya melalui sejumlah kegiatan.

Awal pandemi COVID-19, PC Fatayat NU Jombang juga telah menyalurkan bantuan masker, hand sanitizer maupun sabun cuci tangan kepada masyarakat Jombang, serta bantuan thermogun kepada PAC Fatayat NU se Jombang.

Pada peristiwa banjir dan tanah longsor di beberapa lokasi di Jombang, Fatayat NU bekerjasama dengan Badan Amil Zakat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

“Kami juga memberikan bantuan konsultasi korban kekerasan perempuan dan anak di Jombang,” tuturnya.

Eli menambahkan, untuk peningkatan kapasitas kepemimpinan perempuan pedesaan, Fatayat NU pun memberikan kegiatan-kegiatan dan fasilitas untuk mereka.

“Dan banyak lagi program-program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Fatayat NU Jombang. Ini semua bertujuan untuk kemaslahatan umat dan pengabdian kami kepada masyarakat di Jombang, terutama kepada para Nahdiyin,” tutup Ning Eli.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Hafid