oleh

Overload 400 Persen Lebih, Lapas Jombang Terapkan Asimilasi Rumah

Jombang, Jurnal Jatim – Lapas (lembaga pemasyarakatan) Kelas IIB Jombang, Jawa Timur, kelebihan kapasitas atau overload lebih dari 400 persen atau empat kali lipat dengan peruntukan sekitar 200 orang, namun dihuni hampir seribu orang.

Banyaknya penghuni penjara di jalan Wahid Hasyim itu tak sebanding dengan petugas Lapas. Upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Lapas Jombang pun menjalin sinergitas dengan tiga pilar yakni TNI Polri dan pemerintah daerah setempat.

“Jumlah penghuni lapas 982 orang. Dari jumlah itu, 60 persen perkara narkoba,” kata Kepala Lapas Jombang, Mahendra Sulaksana, kepada Jurnaljatim.com, Kamis (9/9/2021).

Untuk mengurangi kelebihan kapasitas, kata Mahendra, pihaknya melaksanakan program asimilasi di rumah terhadap warga binaan. Asimilasi di rumah yakni narapidana yang sudah menjalani 1/2 masa pidana dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam peraturan menteri hukum dan ham.

“Program asimilasi di rumah ini bisa membantu kami dalam mengatasi overcrowded penghuni. Warga binaan sudah banyak yang menjalani program asimilasi di rumah,” katanya.

Selain asimilasi di rumah, upaya lain untuk mengurangi kelebihan kapasitas dengan melayar atau memindahkan sejumlah warga binaan ke Lapas atau rutan terdekat. Pun demikian, diakui Mahendra, secara umum semua Lapas saat ini juga kelebihan kapasitas.

Terkait insiden kebakaran di Lapas Tangerang, Mahendra berharap kejadian itu tidak terjadi di Lapas Jombang.

Mahendra menegaskan, pihaknya telah berupaya memperketat pengawasan dan rutin mengontrol blok-blok atau kamar yang dihuni warga binaan.

Selain itu juga rutin mengecek perangkat di yang ada di lingkungan lapas, di antaranya perangkat kelistrikan.

“Petugas lapas rutin mengontrol kondisi lingkungan Lapas serta melakukan razia di dalam Lapas untuk mengantisipasi adanya kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” katanya.

“Alhamdulillah sampai hari ini semua aman dan kondusif. Mudah-mudahan tidak terjadi musibah,” lanjutnya.

Dia menambahkan, selama ini sinergi dengan instansi lainnya telah terjalin cukup baik dengan saling mensupport demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Hampir setiap malam, petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP instansi lain saat melakukan patroli datang ke Lapas untuk mengecek kondisi Lapas. Ini menjadi perhatian bagi kami sekaligus sinergitas yang terus terbangun dengan baik,” tandasnya.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, Jangan Lupa Follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel