oleh

Bantu Pulihkan Ekonomi, Ibu-ibu di Jombang Dilatih Pengolahan Daging

Jombang, Jurnal Jatim – Puluhan ibu-ibu di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, antusias mengikuti Bimbingan Tekhnis (Bimtek) pengolahan daging di Kantor PC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Selasa (24/8/2021).

Kegiatan bimtek dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan (prokes) secara ketat untuk Pencegahan Penularan COVID-19. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Menurut Anggota komisi IV DPR RI Ema Umiyyatul Chusnah, Bimtek tersebut diharapkan bisa berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19 yang melanda selama satu setengah tahun.

“Kami juga ingin membantu program pemerintah terkait dengan pemulihan ekonomi nasional. Kita beri ibu-ibu ini pembelajaran, pelatihan pengolahan daging,” kata legislator PPP yang akrab disapa Ning Ema usai membuka acara Bimtek.

Politisi asal Jombang itu menambahkan, dengan diberikan pelatihan pengolahan daging, diharapkan para ibu-ibu ini bisa mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang diperolehnya untuk kemudian menjadi bekal untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Yang mana pada materi pengolahan daging ini, ibu-ibu akan dilatih membuat bakso dan abon,” jelas Ning Ema.

Dia menjelaskan, Bimtek itu merupakan program dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia bekerjasama dengan Komisi IV DPR-RI. Pelaksana program itu yakni, Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu.

Selain diberikan pengetahuan dan ilmu tentang pengolahan daging menjadi bakso maupun abon, emak-emak peserta Bimtek juga akan diberikan trik atau cara memasarkan hasilnya secara online.

“Jadi ibu-ibu dilatih juga supaya tidak Gaptek (Gagap Tekhnologi), hasilnya bisa dipasarkan melalui online,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bagian Umum Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, Sugino berharap, setelah mendapatkan ilmu dan pengetahuan selama Bimtek, para ibu bisa mempraktekkannya di rumah.

“Kita juga mencarikan praktisi ahli bidang pemasaran secara online. Ibu-ibu nanti bisa menggunakan Handphone untuk pemasaran,” imbuhnya.

 

Editor: Azriel