oleh

PKK Kota Kediri Beri Batman Ramah Lingkungan untuk Warga Isoman

Kediri, Jurnal Jatim – Ketua tim penggerak PKK Kota Kediri, Jawa Timur, Ferry Silviana Abu Bakar menyisipkan kampanye ramah lingkungan di tengah berjalannya dapur pembuatan makanan untuk warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Kampanye tersebut berupa penggunaan wadah ramah lingkungan pada nasi bungkus yang diberikan kepada warga yang menjalani isoman. Pada Rabu (21/7/2021), ibu-ibu PKK terlihat sedang menyiapkan sekitar 60 buah besek dan daun pisang untuk wadah makanan.

Meskipun tidak bisa mengampanyekan secara langsung, perempuan yang akrab disapa Bunda Fey itu berharap warga isoman dapat menangkap maksud dengan melihat kemasan nasi bungkus yang diberikan.

“Mungkin saat ini sudah jarang ada pengemasan makanan dengan besek. Jadi semoga saja mereka jadi tertarik dan akhirnya ikut menerapkan perilaku yang sama,” ujarnya.

Diakui dia, sejak 2016 PKK Kota Kediri telah menerapkan penggunaan wadah ramah lingkungan di tiap pertemuan internal. Bahkan, para kader PKK pun membawa wadah minum sendiri sehingga tidak menyediakan air minum dalam kemasan.

Istri Wali Kota Kediri tersebut menyebut, penerapan sadar lingkungan itu diambil karena pembiasaan itu harus dimulai dari sekarang.

“Karena mau tidak mau, kita yang harus membatasi penggunaan plastik sekali pakai. Berapapun penampungan sampah yang dibuka, tidak akan pernah cukup jika kita tidak berperan aktif dalam gerakan ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, upaya yang dapat dilakukan warga Kota Kediri dalam mengurangi sampah plastik adalah membawa wadah belanja dari rumah. Selain itu, memilah sampah organik untuk dijadikan kompos.

Setelah berjalan 9 hari, bantuan terus mengalir dari berbagai pihak. Hingga pada Rabu (21/7/2021), telah tersalurkan kisaran 3.000 paket bantuan isoman (Batman) melalui Si Jamal dan KORPRI Kota Kediri, Jawa Timur.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar pun mengapresiasi gotong-royong para donatur untuk membantu sesama.

“Terima kasih banyak kepada banyak pihak yang peduli dengan warga Kota Kediri, terutama yang sedang menjalani isoman. Tidak hanya instansi dan masyarakat umum lingkup Kota Kediri. Bahkan perantau dan diaspora juga ikut andil membantu,” ujarnya.

 

 

Editor: Hafid