Surabaya, Jurnal Jatim – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim bersinergi dengan lembaga pemasyarakatan (lapas) menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait pembentukan Kampung Tangguh Narkoba guna pemberantasan narkoba.
“Kami tengah mempersiapan Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) dengan melibatkan seluruh Lapas di Jatim dengan seluruh kasat narkoba di polres,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Hanny Hidayat dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).
“Kegiatan ini telah dilaksanakan atas perintah Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan atas dukungan Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Irjen Pol Reinhard Silitonga,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan, koordinasi kegiatan itu telah dilaksanakan selama 1 bulan penuh guna membahas tentang pencegahan narkoba terhadap warga binaan di lapas. Dia berharap agar tidak ada ego sektoral dalam mencapai kesamaan persepsi menuju indonesia Zero Narkoba.
“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun sinergitas, sebagai aparat negara seyogyanya kita memiliki satu visi terutama dalam rangka komitmen bersama untuk melakukan pemberantasan narkoba,” ungkapnya.
Dia mengatakan, tugas pemberantasan narkoba bukan hanya penindakan tapi juga pencegahan dengan melibatkan stakeholder terkait. Dia yakin dengan komunikasi serta koordinasi yang baik pemberantasan dan pencegahan narkoba dapat terlaksana dengan baik.
“Harapannya Jatim bisa zero narkoba, ribuan anak bangsa dapat terselamatkan, pemulihan Ekonomi Nasional suatu daerah dapat berjalan dengan baik menuju Indonesia bebas narkoba,” katanya.
Giat silaturahmi dan koordinasi tersebut didasari pengungkapan kasus narkoba yang diungkap Polda Jatim bekerjasama Tim Satgas Merah Putih Mabes Polri beberapa waktu lalu.
Tim gabungan berhasil mengungkap kasus narkoba jaringan internasional dengan barang bukti 1,2 ton sabu yang dikendalikan warga binaan di Lapas Kembang Kuning Nusakambangan.
Editor: Azriel