Jombang, Jurnal Jatim – Kepala Polsek Megaluh, Jombang, AKP Darmaji menyampaikan seorang warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, tewas kesetrum aliran listrik jebakan tikus di sawah.
“Korban atas nama Yunus Junaidi (49), ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik untuk menjebak tikus,” kata Darmaji dalam keterangan tertulisnya, Rabu pagi (5/5/2021).
Dia menjelaskan, pada Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 18.00 WIB, korban pamit berangkat ke sawah dengan tujuan untuk memasang dan menghidupkan diesel listrik untuk menjebak tikus.
Sekitar 30 menit kemudian, istri korban, Endang Darsiningsih (56), pergi ke sawah bermaksud untuk mengirim makanan dan minuman kopi kepada suaminya.
Setibanya di sawah, Endang, mendapati suaminya tidak bergerak di pematang sawah. Sontak, Endang berteriak kencang meminta pertolongan warga sekitar.
Adik korban, Pambudi (40), datang ke lokasi melihat keadaan korban. Dan ternyata korban sudah tidak bernyawa dan diduga tersengat aliran listrik yang digunakan untuk menjebak tikus di sawah itu.
“Saat itu saksi (adiknya) langsung mematikan diesel dan berusaha menolong, namun korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Darmaji mengatakan berdasarkan pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, dugaan kuat korban tewas karena kesetrum aliran listrik jebakan tikus.
“Keluarga menyadari kematian korban merupakan musibah (takdir), selanjutnya dibuatkan surat penyataan dan kemudian jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujar Darmaji.
Atas kejadian tersebut, Darmaji mengimbau kepada warga agar tidak memasang jebakan tikus di sawah menggunakan aliran listrik, karena sangat berbahaya baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Editor: Hafid