oleh

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Dikabarkan Kena OTT KPK

Nganjuk, Jurnal Jatim – Tim penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan atau OTT di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Dikabarkan bahwa KPK melakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk yang berinisial NRH, pada Minggu (9/5/2021). Belum diketahui, kasus yang menjerat Bupati Nganjuk NRH.

Namun, dipastikan bahwa Kabupaten Nganjuk kini dipimpin Novi Rahman Hidayat diduga sesuai inisial yang tersiar melalui kabar tersebut.

Berdasarkan informasi, operasi tangkap tangan itu dipimpin oleh Harun Al Rasyid, yang merupakan kasatgas Penyelidik KPK. Namanya diketahui masuk dalam 75 nama pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan alias TWK.

“Katanya yang mimpin [OTT] memperkenalkan diri sebagai Harun Al Rasyid,” kata sumber tersebut.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum NRH. Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri maupun Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri belum merespons terkait kabar OTT di Kabupaten Nganjuk, Jatim tersebut.

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Dikabarkan Kena OTT KPK
Profil singkat Mas Novi

Novi Rahman Hidayat atau yang akrab disapa Mas Novi menjabat sebagai Bupati Nganjuk periode 2018-2023. Novi dilantik sebagai Bupati Nganjuk pada 24 September 2018 silam dengan wakil bupati Marhaen Djumadi.

Bupati kelahiran Nganjuk 2 April 1980 tersebut adalah politisi Partai Kebangkitan (PKB), anak seorang pengusaha kaya di Kota Angin, bernama Haji Imam Mukhayat Syah.

Selain sebagai politisi PKB, Bupati muda asal Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk itu juga seorang pengusaha sukses.

Dia pernah menjabat Komisaris Utama PT Putra Mandiri Real Estate; Komisaris Utama PT Putra Mandiri Plastik; sebagai Komisaris Utama PT Putra Mandiri Sawit dan Direktur Utama PT Putra Mandiri Jaya. (Berbagai Sumber).

 

Editor: Azriel