oleh

Kakek Lumpuh Dan Sebatang kara di Nganjuk Dievakuasi ke Panti Sosial

Nganjuk, Jurnal Jatim – Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Yuni Shopia, mengunjungi kakek Darno yang hidup sebatang kara disebuah rumah kurang layak di RT 01 RW 09, Dusun Bungkal,Desa Kepanjen Kecamatan Pace, Kabupaten setempat.

Sehari hari, kakek berusia 74 tahun itu hidup seorang diri. Selain mengalami keterbatasan ekonomi, mbah Darno juga penyandang tuna rungu dan tuna wicara serta beberapa tahun terakhir mengalami kelumpuhan.

Setelah melihat kondisi langsung Darno, baik kondisi rumah serta keseharian kakek lansia itu, Yuni memutuskan mengevakusi ke Panti Sosial (Wreda) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sebelum mengevakuasi, perempuan yang akrab disapa mbak Yuni juga sempat memberikan bantuan beberapa paket sembako dan uang kepada Darno untuk biaya hidup.

“Setelah Saya melihat langsung kondisi Mbah Darno, saya berfikir mengevakusi Mbah Darno ke Panti Sosial adalah langkah terbaik,” kata Yuni diunggah pada akun instagram @humaskabupatennganjuk.

Selain menghuni rumah yang sangat tidak layak, kata Yuni, keseharian Darno juga sebatang kara. Ditambah dengan keterbatasan fisik tuna wicara dan tuna rungu, serta mengalami kelumpuhan.

“Saya berharap dengan mengevakuasi beliau ke Panti Sosial, kedepan Mbah Darno akan ada yang merawat. Sehingga bisa hidup lebih layak, sama seperti warga yang lain,” katanya.

Yuni mengatakan setiap bulan akan dipantau perkembangan dan kesehatan mbah Darno.

“Saya sangat berterimakasih atas kepedulian semua pihak untuk besama – sama, Nyawiji mengurangi angka kemiskinan di Nganjuk,” lanjut Yuni memungkasi.

Ikut mendampingi dalam kegiatan sosial pada hari Sabtu (13/2/2021) kemarin, yakni Komunitas Nganjuk Peduli, Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk serta pemerintah desa setempat.

 

 

Editor: Azriel