oleh

Astaga! Di Bulan Ramadan Pasangan Muda di Kediri ‘Kuda-kudaan’ di Hotel

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Pandemi COVID-19 di bulan suci ramadan bukannya meningkatkan ibadah, justru malah pasangan muda-mudi ini asik main kuda-kudaan disebuah kamar hotel di Kota Kediri. Anggota Satpol PP yang mendapat informasi, kemudian datang ke hotel dan mengamankan mereka yang sedang indehoi di kamar, Minggu (10/5/2020).

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan awalnya anggota melakukan patroli rutin pencegahan COVID-19 di wilayah setempat. Saat patroli, petugas mendapat informasi jika ada pasangan di bawah umur menginap di hotel yang berlokasi di jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri.

Ilutrasi penggerebekan mesum di hotel
Ilustrasi penggerebekan (Jurnaljatim.com)

Temukan mesum di kamar

Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi hotel tersebut. Setelah anggota sampai di lokasi dan berkoordinasi dengan resepsionis hotel, bahwa untuk pasangan bukan suami istri yang masih di bawah umur tidak ada. Petugas lalu memeriksa beberapa kamar hotel tersebut.

“Dalam pemeriksaan, anggota menemukan seorang laki-laki dan perempuan yang berada di kamar nomor 103 dengan pintu tertutup,” kata Nur Khamid idkonfirmasi Jurnaljatim.com.

Astaga! Di Bulan Ramadan Pasangan Muda di Kediri 'Kuda-kudaan' di Hotel
FOTO: Pasangan muda mudi didata
Mengaku sedang pacaran

Saat diperiksa identitasnya, keduanya bukan pasangan suami istri sah. Terindikasi keduanya melakukan perbuatan asusila di kamar hotel. Petugas kemudian membawa pasangan mesum tersebut ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk proses lebih lanjut.

“Ngakunya pacaran, dan sudah melakukan hubungan suami istri,” terang Nur Khamid.

Berdasarkan data, identitas laki-laki ebrinisial WW (27) dan perempuan inisial SL. Keduanya merupakan warga Dusun Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

“Selain didata dan diberikan pembinaan, masing-masing keluarganya kita panggil untuk selanjutnya dilakukan penyerahan,” tandasnya.

FOTO: Penggerebekan mesum di hotel.
Imbau physical distancing

Nur Khamid mengimbau, di tengah pandemi COVID-19 seperti ini, warga masyarakat diharapkan mentaati anjuran pemerintah tentang pencegahan virus corona. Di antaranya menerapkan physical distancing, tidak keluar rumah kecual dalam keadaan mendesak (stay at home), menggunaka masker di luar rumah, tidak berkerumun serta menerapkan pola hidup bersih.

“Kami akan terus melakukan patroli untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pungkasnya.


Editor: Azriel