MADIUN (Jurnaljatim.com) – Okupansi penumpang kereta api terus menurun, dampak dari wabah virus corona (COVID-19). Kendati begitu, PT KAI memastikan operasional kereta barang tetap berjalan. Sehingga masyarakat masih bisa mendapatkan layanan paket barang melalui kereta api dengan cepat, murah dan aman.
Setidaknya, di tengah pandemi COVID-19 yang semakin meluas, ada sekitar 26 perjalanan kereta barang yang dioperasionalkan dengan tujuan ke berbagai daerah di tanah air.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, dikonfirmasi Jurnaljatim.com, Sabtu (18/4/2020) mengungkapkan, KAI masih tetap mengoperasionalkan kereta barang sebagai sarana angkutan logistik dengan tujuan ke berbagai daerah.
Didalam masa pemberlakuan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), lanjut Ixfan, PT KAI juga siap dan mendukung distribusi pangan seperti beras, buah-buahan, sayuran, dengan aman, tepat waktu dan efesien.
“Jasa pengiriman ini, oleh PT KAI dilayani melalui rail express yang tersedia di stasiun- stasiun perhentian kereta api di Jawa timur (Jatim), seperti Madiun, Nganjuk, Jombang, Blitar dan Surabaya. Kalau total stasiun yang melayani rail express ada sekitar 60 stasiun,” jelasnya.
Dengan penerapan physical distancing, seperti imbauan dari Pemerintah saat ini, kata Ixfan, masyarakat masih bisa melakukan pengiriman paket barang melalui kereta api dengan layanan cepat, murah dan aman.
Dengan tetap berjalannya kereta barang tersebut, diharapkan PT KAI masih bisa membantu mempercepat pengiriman maupun distribusi logistik yang dibutuhkan di berbagai daerah.
“Termasuk di dalamnya juga berbagai logistik yang sangat dibutuhkan dalam rangka penanganan serta pencegahan pandemi COVID-19, yang masih melanda wilayah Indonesia,” tutupnya.
Editor: Hafid