oleh

Memalukan, Dua Wanita di Jombang Bertengkar di Jalan Raya, Diduga Rebutan Pria

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Suasana di Jalan Wahid Hasyim tepatnya di depan RSUD Jombang mendadak gempar, Kamis (9/1/2020) sore. Pasalnya, ada ‘tontonan’ menarik di tempat itu. Yakni, dua orang perempuan yang tidak diketahui identitasnya sedang bertengkar di muka umum.

Dari kata-kata yang terlontar, salah satu perempuan tersebut tidak terima karena suaminya direbut. Dia pun langsung melabraknya.

Awalnya, keributan terjadi di lokasi parkir RSUD Jombang. Seorang perempuan berjilbab cekcok dengan perempuan muda berambut panjang yang memakai masker (penutup mulut). Kejadian itu sekitar jam 15.00 Wib.

Dari halaman parkir rumah sakit, keributan terus berlanjut hingga ke jalan raya Wahid Hasyim. Dia terus mengejar perempuan yang diduga menjadi WIL suaminya ini meski wanita berambut panjang pemakai masker itu berusaha menghindar dan menjauh dengan sepeda motor bersama teman perempuannya berjaket merah.

“Kon tak parani nang omahmu yo, awas, aku ero omahmu, tak wadulno bojomu lek kelakoanmu nelponi bojoku ae (Awas, saya datangi rumahmu, aku tahu rumahmu dimana, saya bilang ke suamimu soal kelakuanmu ini yang suka nelpon suamiku terus),” kata perempuan berhijab sembari berusaha terus memukul.

Cek cok dua perempuan ditengah jalan ini pun sempat mengundang gelak tawa para pengguna jalan yang kebetulan melintas di Jalan setempat. Tak ada satupun orang yang berusaha memisahkan keduanya.

Keributan baru berakhir setelah beberapa saat kemudian salah satu dari teman wanita berambut panjang yang dilabarak itu membonceng dan membawa pergi wanita tersebut.

Salah satu juru parkir di kawasan depan rumah sakit, Imam, mengatakan, keributan antara kedua perempuan ini sudah terjadi sejak di depan RSUD Jombang. Namun, dirinya tidak mengetahui apa penyebab perempuan ini nyaris terlibat baku hantam.

“Itu sudah sejak didepan pintu masuk RSUD sampai perempatan ke utara masih eker-ekeran, nggak tahu sebabnya kenapa, sepertinya rebutan suami,” ujarnya.


Editor: Azriel