Nganjuk, Jurnal Jatim – Dua orang pasangan suami istri (pasutri) meninggal dunia akibat terjebak kebakaran di dalam rumahnya di Dusun Manggarejo, Desa Mancon, Kecamata Wilangan, Nganjuk.
Kedua korban diketahui bernama Ririn Nur Farida dan suaminya, Agus Winaryanto. Mereka diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat kobaran api melahap seluruh isi kamar rumahnya.
Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nganjuk Joko mengatakan dua orang yang merupakan pemilik rumah ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.
“Kebakaran rumah warga di Desa Mancon mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan kerugian materil Rp50 juta,” kata Joko, dalam laporannya, dikutip.
Dari informasi yang didapat, rumah yang terbakar itu milik Lasto (60), ditempati bersama anak, cucu, dan menantunya. Namun, saat insiden terjadi, hanya ada Ririn dan Agus di dalam rumah tersebut.
Joko menjelaskan kronologi kejadian tragis itu. Bermula, tetangga korban Ibnu Muslim mendengar suara ledakan disertai kepulauan asap di atap rumah korban, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ibnu pun kaget dan panik. Ia lantas berteriak meminta tolong warga sekitar dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya pemadaman secara manual tak berhasil, dan api kian membesar.
“Lalu aalah satu warga menghubungi dinas pemadaman dan penyelamatan Nganjuk, dan kami langsung meluncur ke lokasi,” ujar Joko.
Tiba di lokasi, api berkobar hebat melahap bangunan rumah. Pemadaman difokuskan pada titik api agar tidak menjalar ke pemukiman warga. Begitu api padam, dua orang ditemukan tewas tragis di dalam kamar rumah mereka.
Kedua jasad korban merupakan ketua RT setempat, dan korban lainnya berprofesi sebagai guru SD itu, ditemukan dalam posisi berdekatan di area pintu keluar, diduga terjebak kobaran api dan tidak sempat menyelamatkan diri.
“Jasad korbsn perempuan berada di sebelah timur posisi terlentang dengan kepala di sebelah timur depan pintu, sedangkan yang laki – laki berada di sebelah barat posisi terlentang membujur keselatan kepala di Utara,” kata Kasihumas Polres Nganjuk Iptu Fajar Kurniadi, menambahkan.
Hingga saat ini, penyebab kamar korban terbakar belum diketahui pasti. Jenazah korban langsung dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan autopsi. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Fajar.
Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com

![Evakuasi orang tenggelam Petugas BPBD Jombang saat mengevakuasi remaja tenggelam di sungai Bawangan Ploso. [Dok]](https://jurnaljatim.com/wp-content/uploads/2026/01/Evakuasi-orang-tenggelam-300x178.jpg)




