Saksi Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud di Jombang Tolak Teken Hasil Pleno KPU

Jombang, Jurnal  – Rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu Pilpres di Jombang tahun selsai. Namun, hasil pleno itu tanpa diteken saksi dari pasangan calon presiden dan wakil presiden dan () serta Ganjar Pranowo-.

Hanya saksi dari pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto- yang teken blanko model D berisi perolehan suara masing-masing pasangan calon presiden-wakil presiden di Kabupaten Jombang.

Sebagaimana dilihat .com, ruang tanda tangan saksi Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, kosong. Sedangkan ditandatangani saksi bernama Agus Pamuji.

Kapten Timda (Tim Daerah) Anies-Muhaimin Jombang, Ahmad Athoillah mengatakan ada sejumlah alasan saksi paslon 01 tidak menandatangani hasil rekap di KPUD itu. Di antaranya ada dugaan pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Ada tiga kecamatan yang memperbaiki data Khusus, alasan karena salah input di Kecamatan Kesamben, Peterongan dan Gudo,” kata Athoillah dikonfirmasi, Selasa (5/3/2024).

Perbaikan tersebut dilakukan pada saat rekapitulasi di KPUD Jombang. Padahal, seharusnya, semua kesalahan administratif dituntaskan di KPPS, dan maksimalnya di tingkat PPK atau kecamatan. “Ini yang agak aneh,” ucap dia.

Namun demikian, secara umum proses rekapitulasi secara umum berlangsung lancar. “Hanya desas-desus peserta bahwa proses pemilu ada dugaan pelanggaran yang TSM yang ditengarai dilakukan secara top down,” kata dia.

Athoillah mengatakan berkas keberatan dan penolakan tanda tangan pasangan Anies-Muhaimin saat itu telah diserahkan kepada Ketua KPUD Jombang Wadud Burhan Abadi.

Penolakan tanda tangan hasil pleno oleh saksi dari pasangan calon nomor 01 dan 03 tersebut dibenarkan Ketua KPU Kabupaten Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi Abadi. Disebut Burhan, tidak memengaruhi hasil rekapitulasi.

Sesuai aturan, saksi tersebut diperbolehkan tidak membubuhkan tanda tangan. Dengan catatan, saksi tersebut menuliskan alasan keberatan. Dan hal itu sudah dilakukan oleh saksi AMIN dan saksi Ganjar-Mahfud.

“Mereka sudah menuliskan keberatan hasil pleno. Jadi tidak meneken tanda tangan tidak masalah. Tidak akan mempengaruhi hasil Pilpres di Jombang,” ujar Burhan.

Pleno Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu 2024 tingkat Kabupaten di Jombang selesai pada Minggu (3/3/2024).

Perolehan suara di Jombang paling banyak diraih Prabowo -Gibran. Pasangan calon nomor urut 02 itu meraup 596.716 suara.

Kemudian pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD ada diposisi kedua dengan perolehan 157.762 suara. Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar posisi paling buncit. Pasangan calon nomor urut 01 ini memperoleh 157.762 suara.

Total pengguna hak pilih sebanyak 1.011.402 orang yang terdiri dari laki-laki 506.944 orang dan perempuan 504.458 orang. Dari total pengguna hak pilih, suara yang dinyatakan sah sebanyak 845.848 dan suara tidak sah 34.543.

Dapatkan update menarik hanya di , Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .com