Gegara Obat Nyamuk, Tiga Rumah di Nganjuk Terbakar Hingga Rugi Rp300 Juta

Nganjuk, Jurnal Jatim – Tiga unit bangunan rumah milik warga di Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ludes terbakar, Rabu (28/9/2022) dini hari.

Musibah kebakaran terjadi di RT 010 RW 003 itu diketahui pukul 00.50 WIB. Pemicunya diduga dari obat nyamuk yang menyala dan membakar barang mudah terbakar pada saat ditinggal pemiliknya tidur.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, pemilik rumah bernama Samini (44) yang hendak tidur menyalakan obat nyamuk bakar di dalam rumahnya.

Setelah tertidur lelap, tanpa disadari ada bahan yang mudah terbakar. Pemilik rumah terbangun dan ternyata api telah membesar hingga menjalar pada rumah di sebelahnya.

Selain itu, kandang ternak sapi yang ada di belakang rumah Samini juga turut terbakar.

Karena jarak rumah yang sangat berdekatan mengakibatkan 3 bangunan rumah terbakar. Yakni rumah milik Samini, Yanto (45) serta dapur dan kandang milik Kasmin (50).

Awalnya, upaya pemadaman secara manual. Api dipadamkan dengan air menggunakan timba dan baki. Namun, kalah cepat dengan si jago merah yang terus melahap bangunan. Hingga akhirnya dilaporkan ke pemadam kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan penyelamatan Kabupaten Nganjuk yang menerima laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, personel Damkar melakukan penyemprotan pada titik api.

Kobaran api yang membara akhirnya sukses dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran tanpa adanya korban jiwa meninggal dunia maupun luka.

“Api padam sekitar pukul 03.30 WIB. Korban luka maupun meninggal dunia, nihil,” kata Kepala Damkar dan penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Sujito, Rabu (28/9/2022) pagi.

Setelah api padam, petugas kepolisian yang berada di lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menggali keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

“Kesimpulan awal, penyebab kebakaran diduga dari bahan mudah terbakar yang menempel pada obat nyamuk bakar,” tandas Sujito.

Ia menambahkan, akibat musibah kebakaran tiga bangunan rumah itu, ditafsir kerugian yang dialami pemilik mencapai Rp300 juta.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com