oleh

Keanekaragaman Budaya, Lapas Jombang Upacara HUT ke 77 RI Pakai Baju Adat

Jombang, Jurnal Jatim Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jombang, Jawa Timur mengenakan pakaian adat saat melakukan upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, Rabu pagi tadi, (17/8/2020).

Upacara peringatan HUT RI dilaksanakan di lapangan olahraga lapas setempat, Jl Wahid Hasyim. Pada upacara tersebut sekaligus juga pemberian penghargaan Satya Lencana kepada pegawai.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kepala Lapas Kabupaten Jombang, Mahendra Sulaksana. Upacara berlangsung khidmat dengan dimeriahkan pakaian adat suku-suku di Indonesia yang dikenakan seluruh jajaran pejabat struktural dan staf Rutan. Turut pula upacara diikuti perwakilan warga binaan.

“Upacara kali ini petugas lapas dan petugas upacara menggunakan pakaian adat, seperti pakaian adat Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, dan lainya,” ujar kata Kepala Lapas Jombang, Mahendra Sulaksana usai upacara.

Keanekaragaman Budaya, Lapas Jombang Upacara HUT ke 77 RI Pakai Baju Adat

Dia mengatakan, penggunaan pakaian adat pada saat upacara HUT ke 77 Kemerdekaan RI menunjukkan keanekaragaman budaya di Indonesia namun tetap dalam NKRI. Disebut Mahendra, seluruh Rutan dan Lapas di Indonesia juga mengenakan pakaian adat.

Pada kesempatan memimpin upacara HUT ke 77 RI, Mahendra membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham).

Inti sambutan itu yakni mengucapkan terima kasih dan juga memotivasi seluruh jajaran agar bekerja lebih baik. Selain itu, diberikan penghargaan kepada pegawai 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

“Penghargaan iru dari pemerintah untuk menyemangati seluruh jajaran agar bisa berinovasi berkreasi lebih baik,” ujarnya.

Keanekaragaman Budaya, Lapas Jombang Upacara HUT ke 77 RI Pakai Baju Adat

Lebih lanjut Mahendra menyampaikan, pada hari kemerdekaan 2022, ada 295 narapidana yang mendapatkan remisi. Dari jumlah itu, 5 orang di antaranya langsung bebas penjara.

“Mereka yang mendapatkan remisi bebas ini perkara pidana umum,” ujarnya.

Dirinya berpesan kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah mendapat remisi agar bisa kembali ke masyarakat untuk menjadi insan yang lebih baik.

“Selain itu mengajak seluruh jajaran untuk melaksanakan program dari pemerintah bangkit dan bangkit lagi menjadi insan lebih baik,” ujar Mahendra menandaskan.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.