oleh

Balap Liar di Jombang Diobrak-abrik Polisi, 10 Cewek-cowok Diamankan

Jombang, Jurnal Jatim – Sepuluh orang cewek dan cowok harus berurusan dengan aparat kepolisian. Mereka diamankan di jalan ring road Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, saat petugas membubarkan balap liar di lokasi tersebut, Minggu (3/4/2022) pagi.

Kapolsek Mojoagung Kompol Purwo Atmodjo Rumantyo mengatakan, 10 muda-mudi yang masih remaja itu diamankan beserta dengan barang buktinya berupa kendaraan sepeda motor yang mereka gunakan. Mereka yang diamankan itu ada yang sedang menonton dan ada pula melakukan aksi balap liar.

Ia menjelaskan, aksi balap liar di jalan ring road Mojoagung terpantau olehnya melalui media sosial sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas langsung bergerak menuju ke lokasi untuk membubarkan karena meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Setiba di lokasi, petugas menyisir sepanjang Jalan Ring Road mulai dari pintu masuk timur, yang berbatasan dengan Mojokerto hingga ke pintu ring road bagian barat. Sepanjang jalan lingkar itu, terdapat puluhan sepeda motor yang berpacu kecepatan. Sedangkan sebagian orang melihat aksi balap liar di bahu jalan.

“Ramai kemarin pagi selepas subuh. Kita datang langsung ke lokasi kita bubarkan,” kata Kompol Purwo, Atmodjo dikonfirmasi pada Senin (4/4/2022).

Balap Liar di Jombang Diobrak-abrik Polisi, 10 Cewek-cowok Diamankan

Dikatakan Purwo, petugas tidak menemukan unsur perjudian dalam aksi balap liar yang dirazia. Polisi hanya melakukan hukuman tilang terhadap 10 orang itu dan menyita kendaraannya sebagai barang bukti.

“Para pelaku balap liar tersebut diamankan ke lantor Polsek Mojoagung untuk dilakukan penindakan,” tegasnya.

Purwo mengatakan, 10 pelaku balap liar itu terdiri dari 8 orang pria dan 2 orang wanita yang seluruhnya masih berusia remaja. Kesemuanya diberikan pengarahan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan yang menggangu ketertiban umum.

“Ada sepeda motor 10 kita amankan, kita tilang. Orangnya kita suruh pulang, setelah kita suruh bikin surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tegasnya.

Mantan Kabagren Polres Trenggalek tersebut mengimbau masyarakat terutama generasi muda tidak melakukan balapan liar dan juga penggunaan knalpot brong. Sebab aksi balap liar meresahkan masyarakat, juga berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Kami imbau tidak ada lagi seperti itu mari bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” katanya mengimbau.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di Google News.