oleh

Pemuda Tulungagung Ceburkan Diri ke Sumur Berhasil Dievakuasi Selamat

Tulungagung, Jurnal Jatim – Petugas gabungan telah berhasil mengevakuasi seorang pemuda berkebutuhan khusus yang menceburkan diri ke dalam sumur di rumahnya Tulungagung, Jawa Timur, Rabu pagi tadi, (12/1/2022).

Korban yang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat itu berinisial ZPA (20) warga Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Informasi yang didapat menyebutkan, penyandang Tunarungu tersebut diduga nekat terjun ke sumur rumahnya karena mengalami halusinasi akibat depresi.

Keterangan Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto, peristiwa percobaan bunuh diri dengan cara nyemplung sumur itu diduga dilakukan pukul 05.30 WIB.

Namun, aksi nekat pria berkebutuhan khusus tersebut diketahui oleh pihak keluarganya. Setelah itu, kejadian tersebut dilaporkan ke aparat desa dan kepolisian setempat.

“Korban adalah tunarungu, dia sekolah di SLB Tulungagung,” kata AKP Siswanto, dalam keterangannya, Rabu (12/01/2022).

Menurut AKP Siswanto, proses evakuasi korban yang dilakukan tim gabungan dari pemadam kebakaran, Kepolisian, TNI dan petugas tenaga kesehatan harus membutuhkan waktu hingga berjam-jam karena korban menolak dievakuasi dari dalam sumur.

“Korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.45 WIB dalam kondisi selamat,” katanya.

Siswanto menjelaskan, awalnya petugas pemadam kebakaran hendak memasang alat evakuasi pada tubuh korban, namun yang bersangkutan justru memberontak.

“Kemudian ayah korban yang turun ke dalam sumur, untuk membujuk korban. Akhirnya korban menurut dan berhasil dievakuasi,” katanya menjelaskan.

Siswanto mengatakan, saat dievakuasi kondisi korban mengalami kedinginan, bahkan tubuhnya tampak pucat. Petugas kesehatan yang sudah berada di lokasi langsung turun tangan untuk melakukan pemeriksaan.

Siswanto menyebut, bahwa dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga nekat menceburkan diri ke dalam sumur karena mengalami depresi dan halusinasi.

“Info awal dia mengalami depresi, saat ini kami masih melakukan pendalaman,” kata Siswanto.

Setelah peristiwa tersebut terjadi, pihak kepolisian meminta kepada keluarga untuk lebih intensif dalam menjaga korban. Selain itu keluarga juga diminta menutup sumur tersebut, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel