oleh

Sopir Vanessa Ditahan di Rutan Polres Jombang Belum Boleh Dibesuk

Jombang, Jurnal Jatim – Sopir artis Vanessa Angel, Tubagus Joddy yang kini ditahan di Rutan Polres Jombang, Jawa Timur belum boleh dibesuk siapapun termasuk keluarga maupun kerabatnya. Larangan itu juga berlaku bagi semua tahanan di rutan tersebut karena masih pandemi.

Satuan perawatan tahanan dan barang bukti (Sat Tahti), Polres Jombang, Jatim memang meniadakan jam besuk atau kunjungan tahanan di rumah tahanan sejak pandemi berlangsung. Langkah itu sebagai antisipasi penyebaran pandemi COVID-19 yang kini belum berakhir.

Pangapunten (maaf), untuk tahanan selama ini tidak ada besuk tahanan dan itu berlaku terhadap semua tahanan, mengingat masa pandemi guna antisipasi penyebaran COVID-19 ke dalam Rutan Polri, hal ini juga untuk melindungi tahanan dan petugas agar tidak terpapar,” Kata Kasat Tahti Polres Jombang, Iptu Niswan kepada Jurnal Jatim melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/11/2021).

Selain dilarang dijenguk, Tubagus Joddy juga tidak diizinkan komunikasi dengan siapapun termasuk pihak keluarga melalui virtual (daring). Larangan itu juga berlaku bagi tahanan lain di rutan Polres Jombang, terkecuali dengan penyidik untuk kepentingan penyidikan.

“Komunikasi juga tidak diperkenankan kecuali penyidiknya. Karena di dalam tidak diperbolehkan ada perangkat elektronik,” jelas Niswan.

Tubagus Joddy mulai ditahan di Rutan Polres Jombang, Kamis (11/11/2021) malam hingga 20 hari ke depan. Niswan menyebut, sopir Vanessa itu kondisinya baik dan membaur dengan tahanan lain.

Diketahui, Artis Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah alias Bibi tewas dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang KM 672+300, Desa Pucangsimo, Kecamatan BandarKedungmulyo, Kamis siang, (4/11/2021), pekan lalu.

Mobil Pajero sport bernopol B 1264 BJU yang ditumpangi Artis Vanessa dan keluarganya menabrak beton pembatas jalan tol di sebelah kiri. Sopir Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) dan anaknya GL (1,7) serta asisten rumah tangga Siska Lorensa (21) mengalami luka dan selamat.

Dalam kasus itu, Tubagus Joddy dijerat pasal berlapis. Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp12 juta, dan atau Pasal 311 Ayat 5 UU RI Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp24 juta.

 

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow Jurnaljatim.com di Google News.

 

Editor: Azriel