oleh

Pendidikan Anak-anak di Tempat Isolasi Terpadu Kediri Berjalan Lancar

Kediri, Jurnal Jatim – Anak-anak yang sedang berada di isolasi terpusat (Isoter) gedung Balai Latihan Kerja (BLK) tetap berhak mendapatkan pendidikan yang baik meski juga fokus penyembuhan dari COVID-19.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri, Heri Nurdiyanto, mengatakan anak-anak di isoter sudah diberikan dispensasi oleh sekolah masing-masing untuk bisa fokus dalam pemulihan dari COVID-19.

“Alhamdulillah mayoritas anak-anak ini diberikan dispensasi oleh sekolahnya masing-masing untuk bisa fokus dalam proses pemulihan kesehatan mereka. Untuk yang masih melakukan belajar daring saat kita tanya tidak mengalami kendala saat belajar,” ungkap Heri saat melakukan kunjungan guna memastikan pendidikan anak-anak di isoter berjalan lancar, Kamis (2/9/2021).

Heri mengatakan kunjungan ke isoter adalah bentuk kepedulian dari DPKK agar anak-anak yang berada di sini tetap mendapatkan pendidikan yang baik.

Selain memastikan pendidikan di isoter berjalan dengan baik, DPKK juga memberikan bantuan berupa perlengkapan belajar. Di antaranya meja lipat, tas, dan alat tulis.

“Harapan kami dengan melakukan kunjungan ini tentunya agar anak-anak tetap semangat dan tidak mengalami trauma pasca menjalani isolasi disini. Nantinya setelah mereka keluar dari sini bisa ceria lagi seperti sediakala,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Kediri, Jatim, Indun Munawaroh, mengucapkan terima kasih kepada lembaga atau organisasi yang ikut peduli membantu Pemkot Kediri dalam penanganan COVID-19.

Ia juga berharap kepada relawan agar lebih peduli lagi dalam penanganan COVID-19 di Kota Kediri terutama untuk anak-anak.

“Ini adalah bantuan pertama yang diberikan DPKK. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga kedepannya akan lebih banyak lagi para relawan memberikan bantuan pada masyarakat yang sedang isolasi disini, terutama untuk anak-anak,” ujarnya.

Indun menambahkan bahwa Pemkot Kediri selalu memenuhi kebutuhan dari anak-anak yang ada di isoter. Terutama sarana prasarana untuk mereka belajar.

“Pada intinya kita selalu penuhi kebutuhan anak-anak ini. Terutama pendidikan mereka. Jadi, kita selalu berupaya membuat mereka nyaman. Karena kalau mereka sudah merasa nyaman, proses pemulihan mereka juga akan semakin baik,” tutupnya.

 

Editor: Azriel