oleh

Mantap! Polisi dan Lapas Kolaborasi Berantas Jaringan Peredaran Narkoba

Jombang, Jurnal Jatim – Polri bersama Lembaga pemasyarakatan (Lapas) berkolaborasi memberantas peredaran narkoba yang acapkali berkembang dengan pelaku yang memiliki hubungan dengan para terdakwa yang telah divonis hukuman penjara maupun vonis mati.

Komitmen bersama-bersama dalam memberantas peredaran barang haram itu setelah Ditresnarkoba Polda Jatim dan Satresnarkoba jajaran berkoordinasi bersama Lapas rayon lima yang meliputi Mojokerto, Jombang, Nganjuk dan Kediri.

“Kami sepakat meningkatkan informasi, kordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan Lapas untuk memberantas narkoba,” kata Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Mochamad Mukid, yang hadir dalam pertemuan di salah satu hotel di Jombang, Selasa siang, (8/6/2021).

Dalam laporannya, hadir di pertemuan tersebut di antaranya dari Ditresnarkoba Polda Jatim yakni Wadirresnarkoba AKBP Aris Supriyono; Kabag Wassidik AKBP Agus; Kasubbagrenmin Kompol Nur Su’ud; dan Kasubdit 2 Kompol Mirza.

Kemudian Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Mochamad Mukid; Kasatresnarkoba Polres Mojokerto AKP Bangkit Dananjaya; Kasatresnarkoba Polres Mojokerto Kota AKP Singgih Kurniawan; Kasatresnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan S; Kasatresnarkoba Polres Kediri Kota AKP Subiyanto dan Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Pujo Santoso.

Sementara dari Lapas rayon 5 yang hadir adalah Kalapas Jombang Mahendra Sulaksana; Kalapas Mojokerto Dedy Cahyadi; Kalapas Nganjuk Sudarno dan Kalapas Kediri diwakili Sastra Irawan.

Pertemuan bertajuk silaturahmi dan koordinasi itu menerapkan protokol kesehatan ketat. Memakai masker, cuci tangan, duduk diatur berjarak serta tidak berkerumun.

Berantas Narkoba

Menurut Mukid, sudah seharusnya komitmen bersama itu dibangun. Sebab, bangaa ini sudah menyatakan perang dengan narkoba yang merusak generasi bangsa. Jadi, harus diberantas hingga ke akar-akarnya.

“Semua juga sepakat bersinergi untuk memberantas narkoba yang melibatkan warga binaan yang ada di dalam Lapas,” terang polisi dengan tiga balok emas di pundak tersebut.

Ia menambahkan, Lapas dengan polisi juga menyepakati secara bersama-sama melaksanakan kegiatan press release terkait pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan warga binaan lapas.

“Bersama-sama membersihkan oknum oknum yang diduga terlibat peredaran narkoba,” ujar Mukid menyampaikan hasil pertemuan tersebut.

Mantan Kasatresnarkoba Polres Ngawi itu berharap, kolaborasi antara Polri dengan Lapas dalam pemberantasan peredaran barang haram tersebut terus terbangun sehingga peredaran narkoba di Negara ini bisa hilang.

Seperti diketahui, banyak kasus narkoba yang diungkap polisi dengan para pelaku diatur atau dikendalikan oleh warga binaan dari dalam penjara. Kolaborasi itu, diharapkan dapat mempermudah pengungkapan jaringan peredaran gelap narkoba dari dalam penjara.

 

Editor: Hafid