oleh

Kafe di Kota Kediri Disanksi Denda Administratif Karena Langgar Prokes

Kediri, Jurnal Jatim – Polres Kediri Kota melakukan pengamanan penindakan sanksi denda adminstratif oleh Satpol PP setempat kepada salah satu kafe di Kota Kediri, Jawa Timur diduga melanggar protokol kesehatan dan berkerumun di masa pandemi COVID-19.

Kegiatan penindakan kepada kafe di Jalan Margo Tani, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu diikuti Waka Polres Kediri Kompol Teguh Santoso; Kapolsek Mojoroto Kompol Gatot Setyo.

Kemudian kasat intel Iptu Hendro Purwo Nugroho; Asisten III Pemkot Kediri, Chevi; Kabid Trantibum Satpol PP kota Kediri Agus Dwi; dan pemilik kafe SAP Sujoko Adi Purwanto.

Wakapolres Kompol Teguh Santoso mengatakan, sebelumnya dilakukan pengarahan dan teguran kepada pemilik cafe terkait dugaan adanya pelanggaran Prokes COVID-19 oleh Satpol PP Kota Kediri.

“Sanjutnya dilaksanakan pemberian sanksi/denda oleh Satpol PP Kota Kediri kepada pemiki cafe sebesar Rp500 ribu. Denda sebesar Rp500 ribu itu dibayar oleh pemilik kafe kepada kas umum daerah Pemkot Kediri melalui bank Jatim,” kata Kompol Teguh, Minggu (24/5/2021).

Disewa halal bihalal

Informasi yang berhasil dihimpun, sebuah cafe itu kedapatan melanggar protokol kesehatan, yakni berkerumun di masa pandemi corona. Cafe tersebut disewa sejumlah pendukung Persik Mania untuk acara halal bihalal disertai live music yang mengakibatkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan, Sabtu malam (22/5/2021).

Berdasarkan bukti-bukti foto dan video kegiatan tersebut, maka Minggu (23/5/2021), tim Satgas COVID-19 Kota Kediri bersama Satpol PP dan Polres Kediri kota melakukan penindakan kepada pemilik kafe karena melakukan pelanggaran peraturan Walikota Kediri nomor 9 tahun 2021.

Jenis pelanggaran yang dilakukan adalah tidak menaati pembatasan kegiatan masyarakat. Selain itu, pemilik tidak mengingatkan kepada pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengajukan izin sebelumnya kepada Kepala Satgas COVID-19.

Ada beberapa tahapan sanksi denda administratif yaitu teguran lisan, kerja sosial, denda administratif Rp100 ribu hingga Rp500 ribu. Selain itu ada penghentian sementara operasional usaha, hingga terakhir pencabutan izin usaha.

Dalam pelanggaran itu, tim Satgas memberikan menerapkan sanksi denda administratif sebesar Rp500 ribu. Denda uang itu dibayar pemilik kafe kepada kas umum daerah pemerintah Kota Kediri melalui rekening bank.

 

Editor: Azriel