Tulungagung, Jurnal Jatim – Polisi tengah menyelidiki penyebab terbakarnya rumah dan mobil milik Masduki warga Jalan MT Haryono, Kelurahan Kepatihan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020).
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa plat nomor kendaraan, gulungan kabel dan abu sisa kebakaran.
Selain itu, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya pemilik rumah yang merupakan pegawai ASN Pemkab Tulungagung.
“Masih kita selidiki, sejumlah saksi termasuk pemilik rumah telah kami minta keterangannya,” kata Kanitreskrim Polsek Tulungagung Kota, Iptu Haryono.
Informasi yang didapat JurnalJatim.com, kebakaran itu terjadi pukul 02.30 WIB. Selain rumah, dua unit mobil dan 1 kendaraan sepeda motor yang terparkir di garasi hangus terbakar.
Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu Utomo api dari mobil jazz yang diduga ada unsur kesengajaan dibakar lalu meledak dan merembet ke rumah korban.
“Sebanyak dua unit damkar dan 2 unit suplai air didatangkan untuk melakukan pemadaman,” katanya.
Butuh waktu dua jam lebih untuk memadamkan api karena lokasi berada di rumah padat penduduk. Gatot menyebut, api baru bisa memadamkan sekitar pukul 05.00 pagi.
Setelah api padam, petugas kemudian melakukan pendinginan di samping rumah tetangga korban agar api tidak merembet.
Peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Masduki dan istri yang sedang tidur di dalam rumah berhasil menyelamatkan diri. Saat itu, pejabat pemkab tersebut mendengar suara ledakan di depan rumahnya. Setelah dilihat, ada kebakaran dan api membesar.
“Saya bersama istri langsung menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah,” kata Masduki.
Ia mengatakan sebelumnya ia pernah ditelepon oleh orang tak dikenal selama kurang lebih satu bulan terakhir setiap 2 hari sekali.
Namun ketika diangkat tidak pernah ada jawaban, sehingga ia tidak menghiraukan lagi. Namun, belum bisa disimpulkan apakah itu buntut dari kebakaran tersebut.
Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil yang dialami Kasi Farmasi Dinas kesehatan itu diperkirakan miliaran rupiah.
Editor: Hafid