oleh

Mayat Kakek 80 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Tersier Nganjuk

Nganjuk, Jurnal Jatim – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Tersier termasuk Dusun Sonoageng RT 011/003, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Senin (21/12/2020).

Identitas mayat itu bernama Samirun (80), warga Dusun Sumber, RT 49 RW 13, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, Kabupaten setempat.

Keterangan tertulis dari kepolisian yang diterima Jurnaljatim.com, penemuan jasad Samirun dilaporkan ke Polsek Prambon sekitar pukul 05.45 WIB. Kali pertama yang menemukan warga setempat bernama Sugito (47).

“Setelah ada laporan, petugas Polsek Prambon mendatangi lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara,” kata Kasubbaghumas Polres Nganjuk, Iptu Roni Yunimantara.

Selanjutnya, jasad pria berusia lanjut tersebut dibawa ke Puskesmas setempat. Kemudian tim identifikasi Polres Nganjuk melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.

Dalam pemeriksaan itu, ditemukan bekas lecet di jari kaki ke dua sebelah kiri, bekas lecet di tangan sebelah kiri dan bekas luka lecet di dahi.

Rony mengungkapkan, tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun unsur kesengajaan. Kepolisian menduga meninggalnya korban murni karena terpeleset lalu tenggelam di sungai.

Hal itu dikuatkan dari keterangan saksi-saksi bahwa kakek Samirun sering buang air di sungai tersebut dan sudah pikun.

“Tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan. Korban dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam di sungai,” jelasnya.

Roni menyampaikan, jarak tempat buang hajat sampai tempat penemuan mayat sekitar 1 kilometer.

Atas kejadian tersebut, kata Roni, pihak keluarga membuat surat pernyataan yang intinya bisa menerima kematian korban karena musibah dan tidak menuntut pihak manapun.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” Roni memungkasi.