Walikota Kediri Launching Jatim Bermasker di Rusunawa Dandangan

KEDIRI () – Forkopimda Provinsi Jawa Timur melaunching , Kamis (6/8/2020). Launching itu disaksikan secara daring serentak di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Di , peluncuran Jatim Bermasker dilakukan di Kampung Tangguh Rusunawa, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri.

Dalam kegiatan itu dilakukan pemberian masker secara simbolis kepada perwakilan PKK, perwakilan karang taruna, perwakilan penanggung jawab Rusunawa dan perwakilan Muslimat.

Kemudian juga dilakukan pemakaian masker secara serentak oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Dandim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, dan beberapa pihak terkait lainnya.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, launching Jatim Bermasker itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menggunakan masker dimanapun. Harus disadari sampai dengan hari ini masih ada.

“Hari ini sebenarnya bisa lebih bahaya dari hari-hari kemarin karena ditakutkan ada gelombang kedua. Oleh karena itu kami Forkopimda Kota Kediri serta perwakilan dari Polda Jatim dan Ketua TP PKK semua bersepakat untuk mengampanyekan penggunaan masker. Nanti juga dibantu TP PKK untuk mengampanyekan hingga ditingkat dasa wisma,” kata Abu Bakar.

“Ini tadi pencanangannya dan kami akan kampanyekan terus hingga masyarakat berdisiplin untuk menggunakan masker. Karena ini efektif mengurangi resiko terjangkitnya virus ,” lanjutnya.

Pria yang akrab disapa itu mengatakan dalam mengampanyekan penggunaan masker akan dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen yang ada di Kota Kediri.

Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana mengatakan pembagian masker itu diharapkan kesadaran masyarakat meningkat. Ini akan bisa dicapai dengan dukungan dari seluruh masyarakat.

“Kita mulai dari tingkat bawah. Mari kita ajak kita, kita, kelurahan kita, dan kecamatan kita untuk semua menggunakan masker. Ini penting karena dengan adanya penggunaan masker ini Insyaallah, 60 persen penyebaran dari COVID-19 ini bisa kita hindarkan,” ujarnya.


Editor: Hafid