Minibus Elf Terguling di Tol Porong, 10 Orang Peziarah Luka-luka

(Jurnaljatim.com) – Kendaraan minibus isuzu elf yang membawa penumpang di KM 765.500 A tol Porong-Kejapanan. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun puluhan orang mengalami luka-luka (cidera) dan langsung dibawa ke .

Minibus yang mengalami kecelakaan tunggal yakni Isuzu Elf warna Putih Nopol N 7218 Y yang dikemudikan oleh Abdul Mukit, warga Dusun Sumberurip, RT 16 RW 08, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawatimur.

ini terjadi pada Minggu (13/10/2019) pukul 14.00 WIB dengan korban cidera 10 orang dan 6 penumpag lainnya sehat,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda , Minggu.

Awalnya, kendaraan Isuzu Elf melaju dari Surabaya setelah melakukan ziarah di sunan ampel mengarah ke Lumajang dengan kecepatan kira-kira 70 km/jam di lajur kiri, sesampainya di KM 765.500/A kendaraan mendadak oleng sehingga mengakibatkan kendaraan terguling.

“Analisa kejadian, kecelakaan di duga terjadi karena ban kiri bagian belakang pecah akibat tidak layak pakai/sudah tipis dan akhirnya kendaraan hilang kendali terguling,” ujar Bambang.

Berikut data identitas 10 orang penumpang elf yang mengalami cidera :
1. , (45) kampung Renteng Kabupaten Lumajang.
Kondisi : cidera bagian punggung (di rujuk ke ).
2. Naviah, *37) Renteng Lumajang.
Kondisi : luka lecet di bagian kedua tangan dan bibir.
3. Mudimah, (60), Renteng, Lumajang.
Kondisi : luka lecet di kepala.
4. Tomiyah, *60), Desa Oro Oro Ombo, Lumajang.
Kondisi : luka ringan di kepala.
5. Khosiyah, (47), Oro Oro Ombo Lumajang.
Kondisi : luka lecet di hidung dan dahi.
6. Satinah, (60), Renteng Lumajang.
Kondisi : luka di dagu dan dahi.
7. Rohmi, (9), Oro-oro ombo Lumajang.
Kondisi : luka di bibir.
8. Abu Amer, (83), Oro Oro Ombo Lumajang.
Kondisi : luka di dahi dan bibir.
9. Fahmi, (12), Oro Oro Ombo Lumajang.
Kondisi : luka lecet di hidung.
10. Misnaten, (50), Oro Oro Ombo Lumajang.
Kondisi : luka di dahi.

“Kesepuluh korban telah di evakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk mendapatkan perawatan,” pungkas Bambang.


Editor: Hafid