NGANJUK (Jurnaljatim.com) – Pemuda bernama Riyandika diamankan polisi setelah kepergok mencongkel kota amal Musala Baitul Makmur, Pasar Sukomoro, Kelurahan/Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Kini, pelaku masih dalam pemeriksaan polisi.
Informasi yang dihimpun Jurnaljatim.com, pemuda berusia 19 tahun itu melakukan aksi kejahatannya ketika kondisi sekitar musala sepi.
Pria asal Dusun Jarak, Desa Sumberagung, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk datang ke Musala pada sekitar jam 03.00 WIB. Setelah itu, ia beristirahat tidur di musala. Ketika Adzan Subuh, ia bangun dan menunaikan shalat Subuh
Setelah itu, ia duduk-duduk di musala hingga jam 07.00 WIB. Merasa kondisinya sepi, Riyandika kemudian menjalankan aksi kejahatannya.
Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Moch Sudarman menuturkan, disaat situasi sepi, pelaku mengambil kotak amal di Musala lalu membawanya masuk ke kamar mandi. Kemudian, kotak amal itu dicongkel dengan menggunakan obeng.
“Uang sebesar Rp 48 ribu yang ada didalam kota amal berhasil diambil,” kata AKP Sudarman, Kamis (25/7/2019).
Berhasil menggasak isi kotak amal, pelaku kemudian pergi dan meninggalkan kotak amal itu didalam kamar mandiri. Pelaku tidak sadar, perbuatannya ada yang mengawasinya. Setelah keluar dari Musala sekitar 1 kilometer, warga menangkapnya.
“Setelah ditangkap warga, pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Sukomoro,” katanya.
Dikatakan dia, selain pelaku, juga diamankan barang bukti berupa sebuah kotak amal terbuat dari plat besi, sebuah obeng, sebuah tang, sebuah gunting dan uang Rp 48 ribu.
“Pengakuannya, telah mengambil uang di kotak amal musala sebesar Rp 48 ribu. Dia juga mengakui pernah mencongkel kotak amal di masjid wilayah Sukomoro dua kali, namun tak berhasil. Saat ini masih penyidikan,” pungkasnya. (mj)
Editor: Hafid