oleh

Mayat di Kebun Tebu Kandat Diduga Korban Pembunuhan

Kediri, Jurnaljatim.com
Mayat seorang pemuda di kebun tebu milik Masamah, menggemparkan warga Desa/Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kondisi mayat telah rusak dan ada bekas terbakar, Rabu (24/1/2018) sore. Diduga, merupakan korban pembunuhan.
Karni (58) menemukan korban ketika hendak mencari rumput. Disela-sela tanaman tebu, ia melihat mayat pria itu dengan posisi terlentang, kepala menghadap ke timur. Selanjutnya, penemuan itu disampaikan pada perangkat Desa dan diteruskan laporan ke Polsek Kandat.
Kasubag Humas Polres Kediri, AKP Muklason mengatakan, saat ditemukan tidak ada identitasnya. Di lokasi, petugas menemukan kacamata yang diduga milik korban. Ketika diidentifikasi, ditubuh korban ditemukan luka memar pada mulut dan seperti bekas terkena benda tumpul.
“Wajahnya gosong, selain itu ada bekas luka bakar pada kemaluan, tangan dan dubur korban,” kata AKP Muklason kepada wartawan.
Usai diidentifikasi, mayat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Pada malam hari, identitas mayat korban mulai terungkap. Korban bernama Achmat Wahyu Sobirin berusia sekitar 26 tahun, warga Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Terungkapnya identitas tersebut dari Bibah, kakak korban yang datang ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. Bibah ketika itu Mendengar berita adanya penemuan mayat di Desa Kandat dan langsung mencoba memastikan apakah mayat tersebut adalah adiknya.
Sekitar pukul 22.30 WIB, Bibah datang ke RS Bhayangkara. Dia melihat jasad pria yang terbakar tersebut dan memastikan jika korban adalah Achmat.
Untuk memastikan identitas korban, polisi akan melakukan tes DNA. Sebab, tim Identifikasi Polres Kediri kesulitan mengidentifikasi korban karena sidik jari dan matanya sudah rusak.
“Kita tetap akan melakukan tes DNA untuk memastikan. Jangan sampai nanti salah. Kami juga masih menunggu hasil otopsi,” ungkap AKP Hanif Fatih Wicaksono, Kasat Reskrim Polres Kediri, Kamis (25/1/2018).
Hanif mengakui di tubuh korban terdapat beberapa luka bekas pukulan benda tumpul dan bekas pembakaran. Namun, pihaknya belum menemukan petunjuk yang mengarah adanya pelaku pembunuhan sadis tersebut. (Jur)

Komentar