1.874 Calon Jemaah Haji Asal Lamongan Siap Berangkat ke Tanah Suci 2024

Lamongan, Jurnal  Kementerian () mencatat calon  dari Kabupaten Lamongan yang akan berangkat ke tanah suci pada 2024 ini sebanyak 1.874 orang.

Mereka akan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya 11 dan 12 Mei 2024. Sedangkan pemberangkatan ke tanah suci dijadwalkan 12 sampai 13 Mei 2024.

Ribuan calon jemaah haji Lamongan yang akan berangkat ke tanah Suci tahun ini mulai mengikuti tingkat kabupaten, Sabtu (20/4/2024). Manasik haji dibuka , Yuhronur Efendi, di Masjid Namira Lamongan.

Di hadapan 1.874 orang terdiri 1.793 calon jemaah haji urut lunas, 41 prioritas lansia lunas dan 41 petugas pendamping Yuhronur menegaskan Kabupaten Lamongan akan selalu hadir memberikan pelayanan berkualitas untuk jemaah haji.

Komitmen tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman para jamaah haji mulai dari persiapan hingga usai menunaikan ibadah haji nanti, Selain itu juga untuk merealisasikan visi yang diusung yakni “Haji Ramah Lansia”.

“Pertama saya ucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang akan berangkat tahun ini, karena sebentar lagi panjenengan semua akan melengkapi rukun islam yang kelima,” ujarnya.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen tinggi dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, agar seluruh jamaah haji Lamongan selalu aman dan nyaman,” lanjutnya.

Selanjutnya, Ia menjelaskan pelayanan berkualitas akan diwujudkan melalui 41 pendamping haji yang akan mendampingi seluruh jemaah haji Lamongan.

Mereka adalah 10 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter yang bertugas melakukan pembinaan, pelayanan umum, bimbingan ibadah, pelayanan kesehatan, serta perlindungan jemaah.

16 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) yang bertugas di aspek kesehatan dan penyelenggaraan, 8 Daerah (PHD) bertugas membantu PPIH Kloter dalam memberikan layanan kepada jamaah haji.

Dan 6 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang bertugas memberi pendampingan selama ibadah haji berlangsung.

Tercatat pada pemberangkatan tahun ini ada 41 lansia di Lamongan yang akan berangkat ibadah haji. Seluruhnya berumur kisaran 84 tahun.

Melihat hal tersebut Yuhronur meminta kepada seluruh jemaah agar terus menyiapkan kesehatannya. Mengingat rangkaian rukun haji akan dilakukan menggunakan aktifitas fisik dan dalam jangka waktu panjang.

“Saya tekankan kepada seluruh jamaah haji agar terus menjaga kesehatan fisik, karena ibadah haji dilakukan dalam waktu panjang ditambah seluruh rukunnya mayoritas menggunakan kegiatan fisik,” kata dia.

Tidak hanya manasik tingkat kabupaten, pelatihan calon jemaah haji juga sudah dilakukan sebelumnya melalui manasik haji tingkat kecamatan sebanyak enam kali.

Kepala Seksi Haji dan Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Abd Ghofur mengatakan pemberian latihan secara digital melalui buku manasik digital dapat diakses melalui aplikasi Pusaka Superapp.

“Jemaah haji tidak hanya melakukan pelatihan melalui manasik, melainkan mereka juga bisa memperdalam pengetahuan melalui layanan digital yang sudah disiapkan,” katanya.

Dapatkan update menarik hanya di .com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .