8 Ton Beras SPHP Cepat Ludes Terjual di Bagor Nganjuk

Nganjuk, Jurnal – Sekitar 8 ton beras program stabilisasi pasokan dan pangan (SPHP) ludes terjual dalam (GPM) di Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Beras dijual kepada masyarakat di 21 tersebar di wilayah Kecamatan Bagor dengan harga Rp10.400 per kilogram pada Kamis (14/3/2024).

Dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET) dalam upaya menekan laju inflasi dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Kami ucapkan terima kasih. Karena tujuan utama dari gerakan pangan murah ini, tentunya adalah untuk menstabilkan harga pangan yang tengah naik. Khususnya harga beras,” kata Kepala Kecamatan atau Camat Bagor, Suwarno, Jumat (15/3/2024).

Ia mengatakan, ada sebanyak 8 ton beras program SPHP yang dijual kepada masyarakat dan dalam waktu singkat laris terjual.

Diakui, Suwarno, berlangsungnya gerakan pangan murah itu, antusias masyarakat di wilayah Kecamatan Bagor sangat luar biasa. Mengingat saat ini harga beras di pasaran kisaran Rp16.000 per kilogram.

“Masyarakat sangat terbantu. Karena mereka dapat membelinya di bawah harga HET yakni Rp10.400 per kilogram atau Rp52.000 per sak kemasan 5 kilogram,” kata Suwarno.

Gerakan pangan murah dilaksanakan secara bergiliran dan tempat pelaksanaan di halaman kecamatan untuk memudahkan masyarakat membeli pemerintah itu.

Gerakan pangan murah itu dilaksanakan oleh Dinas dan bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID). Rencananya, program itu akan terus digelar hingga harga beras medium maupun premium kembali stabil.

Suwarno berharap dengan adanya program ini inflasi daerah bisa dikendalikan. Sehingga harga bisa stabil kembali dan masyarakat bisa menjangkaunya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Bagor Kulon, Siti mengaku senang dan terbantu. Siti berharap Gerakan pangan murah tersebut berkelanjutan karena bisa meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Di harga beras per sak kemasan 5 kilogram Rp64.000. Sedangkan di sini bisa dibeli dengan harga Rp52.000,” ujarnya.

Dapatkan update menarik hanya di .com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com