111 KPPS Pemilu 2024 di Jombang Alami Sakit, Hanya 3 Dapat Santunan, Ini Penjelasan KPU

Jombang, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang memberikan santunan kepada KPPS 2024 yang mengalami sakit saat menjalankan tugasnya saat itu, Jumat (29/3/2024).

KPU mendata ada 111 penyelenggara yakni KPPS (Kelompok Penyelenggara (KPPS) yang sakit saat itu. Namun dari jumlah itu, hanya tiga orang yang akan mendapatkan bantuan dengan nilai berbeda.

Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM Rita Darmawati mengatakan dari total sejumlah 111 yang sakit sudah tercover .

“Sebenarnya ada 4 orang yang sakit dan tidak tercover BPJS Kesehatan. Namun, yang satu tidak melengkapi berkasnya sehingga tidak memenuhi syarat. Jadi tiga orang yang dapat bantuan,” ujarnya.

Rita menyampaikan itu setelah Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi menyerahkan santunan kepada tiga KPPS di Ruang Husni Kamil Malik KPU setempat, Jumat (29/3/2024).

Tiga orang KPPS yang menerima bantuan itu bertuhas di wilayah Pojokkulon,  Kesamben; dan Wonosalam.

Besaran bantuan yang diterima berbeda. KPPS di Pojokkulon mendapatkan santunan Rp8.500.000, sedangkan KPPS Jombang dan Wonosalam menerima bantuan Rp8.250.000.

“Yang satu Rp8.500.000 adalah sakit kategori sedang yaitu dirawat minimal selama hari. Kemudian yang dua itu sakit ringan sampai 5 hari dirawat,” katanya.

Rita menjelaskan, total petugas KPPS di Jombang jumlahnya sekitar 27.000 orang. Dari jumlah tersebut, 4 orang tercatat meninggal dunia. Keempat mereka pun telah menerima santunan dari KPU.

Ahli waris dari empat petugas badan ad hoc yang meninggal dunia tersebut menerima santunan sebesar Rp46 juta, dengan rincian Rp36 juta untuk santunan, dan Rp10 juta untuk biaya pemakaman.

“Jadi santunan Rp46 juta. Kemarin sudah kita sampaikan saat rapat terakhir dengan badan adhoc pemilu 2024,” ujarnya.

Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi menambahkan Santunan itu bentuk tanggung jawab negara terhadap petugas badan ad hoc pemilu 2024.

Burhan menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholder dan masyarakat sehingga pemilu 2024 di Jombang berjalan dengan baik dan lancar.

“Semua tahapan awal hingga penghitungan rekapitulasi hasil suara pemilu 2024 berjalan dengan lancar,” kata Burhan.

Dapatkan update menarik hanya di .com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter .