Aturan Baru Penyusunan Perkiraan Biaya Konstruksi Disosialisasikan Dinas PUPR Jombang

Jombang, – Aturan baru tentang penyusunan perkiraan biaya konstruksi telah disosialisasikan (Pekerjaan Umum dan Rakyat) Jombang dalam di Ruang Soeroadiningrat.

Berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 20-21 Februari 2024 menghadirkan empat orang narasumber dari Kementerian PUPR.

'”Peserta workshop merupakan konsultan perencana dan pengawas serta teman-teman dari perangkat daerah teknis di lingkup Pemkab Jombang,'' kata Sekretaris Dinas PUPR , Imam Bustomi saat membuka acara.

Adapun aturan baru yang dikelurkan oleh pemerintah pusat yakni Peraturan Menteri PUPR 8/2023 tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

''Meski sudah hampir satu tahun peraturan menteri ini berjalan, banyak yang belum mengimplementasikan dalam perencanaan konstruksi,'' ujarnya.

Karena itu pihaknya perlu menyosialisasikan ke para konsultan dan pejabat di lingkup pemkab. Bustomi mengatakan ada empat narasumber dalam acara itu.

Yakni Direktorat Keberlanjutan Konstruksi Kementerian PUPR, Lydia Fitriana. Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Kementerian PUPR, Ilham Hussein Rasyid.

Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Kementerian PUPR, Dani Hamdan. Serta Direktorat Bina Teknik Jalan dan Kementerian PUPR, Fajar Fikriyansyah Sidik.

''Secara khusus kami mengundang pejabat di kementerian PUPR untuk memberikan materi dalam workshop ini,” ujarnya.

Bustomi beeharap semua kegiatan perencanaan konstruksi tahun ini sudah memakai aturan itu. Sehingga ada peningkatan kualitas bangunan di Jombang.

''Supaya pembangunan menghasilkan bangunan berkualitas dan berdaya guna,'' ulasnya.

Asisten dan Pembangunan Setdakab Jombang, Wignyo Handoko, mengatakan, kemajuan suatu daerah tidak lepas dari pembangunan infrastruktur. Untuk itu, peran penyedia jasa konsultansi sangat penting.

''Penyedia jasa yang berkualitas dan berkompeten tentunya sangat penting menentukan keberhasilan pembangunan di Jombang,'' katanya.

Kondisi tersebut didukung dengan semakin pesatnya perkembangan , inovasi dan keilmuan terus berkembang.

“Maka kita juga harus mampu mengikutinya, begitu juga dengan kebijakan yang bersifat dinamis,'' ujarnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow di jurnaljatim.com dgoogle news instagram serta twitter Jurnaljatim.com