Gegara Masalah Ini, Polisi di Tuban Jatim Surati Bupati Aditya Halindra Faridzky

Tuban, Jurnal Jatim – Satlantas Polres Tuban Jawa Timur berkirim surat kepada Bupati Aditya Halindra Faridzky terkait dengan hasil laporan tentang kejadian analisis dan evaluasi (Anev) lalu lintas sepanjang 2022.

“Kita telah membuat surat kepada Pemkab, dalam hal ini ke Pak Bupati,” ungkap Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala, Sabtu (14/1/2023).

Surat yang telah dikirim itu menggambarkan seluruh kejadian laka lantas dan hasil Anev Satlantas Polres Tuban di wilayah setempat di 2022.

Sebab, menurut  mantan Kanit Regident Satlantas Polres Tuba ini, hampir 60 persen kecelakaan lalu lintas di Bumi Wali Tuban ini dikarenakan infrastruktur lalu lintas yang kurang.

“Saya serahkan Anev, seluruh kejadian laka lantas di wilayah Tuban di tahun 2022, sekitar hampir 60 persen itu dikarenakan infrastruktur yang kurang jadi tolong diperbaiki untuk wilayah jalan Kabupaten Tuban,” ujarnya.

Infrastruktur yang dirasa kurang meliputi keberadaan kamera CCTV di jalan, lampu penerangan jalan umum (PJU), dan rambu-rambu lalu lintas. Terutama, jalan bergelombang juga memicu laka lantas dan berharap segera diperbaiki guna menekan angka laka lantas di wilayah hukum setempat.

“Contoh infrastruktur yang kurang seperti, CCTV tidak ada, PJU kurang, dan rambu-rambu (rambu lalu lintas, red) sangat kurang. Utama jalan bergelombang,” tegasnya.

Selain itu, Satlantas Polres Tuban juga mengirim surat yang sama untuk perbaikan jalan Provinsi yang ditujukkan kepada Dinas PUPR Provinsi Jatim. Kemudian, untuk perbaikan jalan Nasional guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Tuban.

Sebatas diketahui, jumlah kejadian kasus kecelakaan di Kabupaten Tuban sepanjang 2022 melonjak drastis sampai 64,33 persen dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Anev, tercatat jumlah kejadian laka lantas di Tuban sepanjang 2021 mencapai 799 kasus. Angka itu naik menjadi 1.313 kasus sepanjang 2022.

Lalu jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 175 orang sepanjang 2021. Angka itu juga naik 8 persen dibandingkan tahun ini yang mencapai 189 orang meninggal dunia karena laka lantas.

Kemudian, data angka korban luka ringan tercatat mencapai 1017 orang sepanjang tahun 2021. Jumlah itu naik 66,08 persen atau menjadi 1689 orang di 2022.

Adapun salah satu faktor pemicu kecelakaan adalah kondisi sarana prasarana jalan yang kurang memadai yakni jalan berlubang. Termasuk, naiknya angka kecelakaan di Tuban ini disebabkan tingginya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan para pengemudi.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.