Pemuda di Tuban Perkosa Pacar dengan Janji Dinikahi Jika Hamil

Tuban, Jurnal Jatim – Pemuda berinisial RAS (19) warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban dibekuk polisi karena memperkosa pacarnya IF (15) berulang kali dengan modus merayu janji akan dinikahi.

“Pelaku telah diamankan. Hubungan pelaku dengan anak korban merupakan sepasang kekasih,” kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP M Gananta, Kamis (17/11/2022).

Menurut Gananta keduanya menjalin asmara sejak awal tahun lalu. Dalam proses pacaran itu, korban sering dirayu pelaku untuk diajak berhubungan layaknya pasangan suami istri dengan menjanjikan dinikahi jika hamil.

“Modusnya, pelaku menjanjikan anak korban akan dinikahi jika hamil,” ujarnya.

Rayuan manis pelaku membuat kekasihnya  terbuai dan tidak berdaya karena sudah. Hingga akhirnya, keperawatan gadis di bawah umur itu berhasil “dijebol” pelaku.

Tak hanya itu, pemuda 19 tahun itu juga kerap mengancam korban akan menceritakan kejadian itu ke orang tuannya jika menolak untuk diajak hubung badan.

Ancaman itu membuat korban tak berdaya dan hanya bisa pasrah disetubuhi pelaku sebanyak 8 kali di beberapa lokasi berbeda.

“Dilakukan (persetubuhan) di kos-kosan dan di rumah pelaku. Pengakuan pelaku sudah sebanyak 8 kali,” ujar mantan Kanit Regident Satlantas Polres Tuban itu.

Gananta menyatakan, seiring berjalan waktu, hubungan asmara mereka mulai retak. Dan korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Jeluarga korban tidak terima anak gadisnya dinodai dan dilaporkan ke unit perlindungan perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban.

“Orang tua korban tidak terima dan dilaporkan ke Polres Tuban,” kata Gananta.

Mendapatkan laporan itu, anggota langsung bergerak melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk korban. Setelah itu, anggota menangkap pelaku di rumahnya.

“Pelaku berhasil diamankan ketika berada di rumahnya. Dimana, pelaku ini seorang nelayan,” ungkap AKP Gananta.

Lebih lanjut, Gananta menjelaskan saat ini kondisi psikologis korban masih terganggu dan malu untuk bertemu dengan temannya. Termasuk, hasil pemeriksaan tim medis menyatakan korban tidak hamil.

“Hasil pemeriksaan tim medis, anak korban yang berstatus masih pelajar ini tidak hamil,” pungkas Gananta.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com.